BANDUNG, BisnisMarket.com - Samsung mungkin akhirnya serius memperbaiki salah satu titik lemah terbesarnya di segmen ponsel unggulan: teknologi baterai. Bocoran terbaru menunjukkan perusahaan tersebut membuat kemajuan nyata pada baterai silikon-karbon (Si-C), dan Galaxy S27 Ultra kini disebut-sebut sebagai ponsel tempat peningkatan ini benar-benar akan muncul.

Belakangan ini, Samsung tertinggal di belakang beberapa merek Tiongkok yang sudah beralih ke sel Si-C. Keuntungannya adalah kepadatan energi yang lebih tinggi, artinya Anda dapat memasang kapasitas lebih besar tanpa membuat ponsel lebih tebal. Sebagai perbandingan pada Selasa 21 April 2026, Galaxy S26 Ultra masih menggunakan baterai 5.000mAh.

Detail baru, yang dilaporkan berasal dari dokumen Samsung SDI yang dibagikan melalui blog Schrodingerintel, memberikan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang sedang diuji secara internal. Perusahaan tersebut tampaknya telah bereksperimen dengan baterai silikon-karbon mulai dari 12.000mAh hingga 20.000mAh.

Salah satu konfigurasi yang lebih menarik yang disebutkan adalah pengaturan sel ganda yang diberi label SDI-DC12K-SiC-V2. Konfigurasi ini menggabungkan sel 6.800mAh (ketebalan sekitar 4,7mm) dengan sel 5.200mAh (ketebalan sekitar 3,2mm). Sel 6.800mAh atau versi serupa darinya secara realistis dapat muat di dalam Galaxy S27 Ultra tanpa menambah ketebalan yang berlebihan.

Namun, masalah yang lebih besar tampaknya adalah daya tahan baterai. Baterai 20.000mAh dilaporkan mampu bertahan sekitar 960 siklus pengisian daya sebelum rusak. Angka ini jauh lebih rendah dari sekitar 1.500 siklus yang diharapkan untuk penggunaan komersial. Dan kesenjangan ini kemungkinan menjelaskan mengapa teknologi ini tidak diterapkan pada seri S26.

Berdasarkan informasi yang beredar, para insinyur Samsung kini sedang berupaya meningkatkan berbagai hal seperti material pemisah, teknik penumpukan, dan manajemen baterai untuk menaikkan angka-angka tersebut ke tingkat yang dapat digunakan.

Menariknya, Samsung telah mengakui bahwa mereka tertinggal dalam teknologi baterai. Hal itu saja sudah mengisyaratkan bahwa perubahan akan segera terjadi. Jika raksasa Korea Selatan ini berhasil mengatasi masalah daya tahan baterai tepat waktu, S27 Ultra bisa menjadi momen yang sangat penting bagi para penggemar Galaxy.