JAKARTA, BisnisMarket.com
- Ketika dana investasi kelas dunia mulai mengubah posisi sahamnya, pasar modal
biasanya langsung menaruh telinga. Apakah ini tanda menjauh karena risiko kian
besar, atau justru strategi untuk meraih keuntungan di kemudian hari?
Pertanyaan itu kini mengemuka menyusul langkah besar yang diambil BlackRock dan
Dimensional Fund Advisors terhadap saham PT Barito Renewables Energy Tbk
(BREN).
Langkah Besar BlackRock
Dilansir dari Bloomberg Technoz (30/6), pada April
2026 BlackRock masih menguasai 352,04 juta lembar saham BREN. Namun sepanjang
Mei 2026, manajer investasi ini melepas sekitar 218,87 juta lembar — lebih dari
separuh posisinya di awal tahun. Akibatnya, kepemilikannya tersisa hanya 133,16
juta lembar.
Menariknya, di bulan Juni 2026, BlackRock justru
berbalik arah dan menambah 2,75 juta lembar lagi. Hingga akhir Juni,
kepemilikannya tercatat 135,91 juta lembar dengan harga rata-rata pembelian
sebesar Rp8.730 per saham.
Dengan harga perdagangan terakhir di level Rp3.190 per
lembar, posisi BlackRock berada dalam kerugian sekitar 63,57 persen.
Dimensional Fund Ikut Melepas
Tidak sendirian, Dimensional Fund Advisors juga ikut
mengurangi kepemilikannya. Selama tahun 2026, mereka telah melepas sekitar 7,17
juta lembar saham BREN, menyisakan posisi 23,35 juta lembar. Biaya rata-rata
perolehan mereka berada di angka Rp8.360, sehingga saat ini mencatat kerugian
sekitar 61,96 persen.
Secara keseluruhan, arus dana asing tercatat menjual
bersih sekitar Rp374,98 miliar saham BREN sejak awal tahun.
Koreksi Tajam dan Penyebabnya