BISNISMARKET.COM - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan langkah strategis yang signifikan dalam upaya memperkuat hubungan perdagangan Indonesia dengan kawasan Eurasia. Fokus utama saat ini adalah percepatan ratifikasi perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara Republik Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU).

Langkah konkret yang diambil oleh pemerintah pusat adalah persiapan finalisasi Surat Presiden (Supres). Dokumen resmi ini akan segera dikirimkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai landasan hukum untuk memproses ratifikasi perjanjian tersebut.

Informasi mengenai percepatan proses ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Beliau memberikan keterangan pers dalam sebuah forum bisnis penting yang digelar belum lama ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga Hartarto saat menghadiri acara Indonesian-Belarusian Business Forum. Acara ini menjadi platform penting untuk menjajaki dan mempererat kerja sama ekonomi antara kedua negara.

Forum bisnis yang menjadi tempat pengumuman ini diselenggarakan pada hari Selasa, 30 Juni 2026. Penyelenggara acara tersebut adalah Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dari Indonesia dan Belarus.

KADIN kedua negara bertindak sebagai fasilitator utama dalam forum tersebut, bertujuan untuk membuka berbagai peluang kerja sama bilateral yang saling menguntungkan bagi para pelaku usaha.

"Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang mengambil langkah signifikan untuk memperkuat hubungan dagang dengan kawasan Eurasia, khususnya Rusia dan Belarus," demikian disampaikan oleh Airlangga Hartarto dalam acara tersebut.

Akselerasi ini menunjukkan komitmen kuat Indonesia untuk membuka pasar baru di Eropa Timur dan Asia Tengah melalui kerangka kerja EAEU. Rusia dan Belarus menjadi fokus utama dalam perluasan koridor perdagangan ini.

"Langkah konkret yang ditempuh adalah penyusunan Surat Presiden (Supres) yang akan segera dikirimkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)," ujar beliau lebih lanjut mengenai mekanisme pengesahan perjanjian.