BisnisMarket.com - Umat Islam pasti tidak asing dengan pelaksanaan akikah untuk putri atau putranya yang baru lahir. Namun, masih banyak yang kurang paham kapan pelaksanaan akikah sebaiknya pada hari ke dari kelahiran anak. Ini karena ada yang melaksanakan akikah ketika masih bayi dan ada pula ketika sudah dewasa.

Hal ini jelas menimbulkan pertanyaan mengenai waktu paling ideal untuk pelaksanaan akikah. Segala sesuatu yang akan dilakukan sudah pasti harus dipahami dulu agar bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya.

Pahami Dulu 3 Ketentuan Pelaksanaan Akikah

Pada pengertiannya akikah adalah penyembelihan hewan yang ditujukan untuk merayakan dan syukuran untuk anak yang baru saja lahir. Di Indonesia sendiri tradisi akikah sangat kental dengan penyembelihan hewan kambing. Sehingga ketika ada yang memberi bingkisan akikah yang diberi pasti langsung tahu bahwa isinya adalah olahan daging kambing.

Hal ini membuktikan bahwa tradisi akikah sangat kental dan masih dilestarikan hingga saat ini oleh umat muslim di Indonesia. Lantas, bagaimana sebenarnya ketentuan pelaksanaan akikah yang baik dan benar?

Hukum Pelaksanaan Akikah

Pertama, yang harus dipahami adalah mengenai hukum yang mengatur pelaksanaan akikah. Sebagian dari umat Islam memahami bahwa akikah adalah tradisi atau hal yang wajib dilakukan untuk sang buah hati. Sebagian di antaranya memahami bahwa itu bukan kewajiban tetapi sebatas sunah yang diutamakan.

Nah, dalam hukum Islam yang banyak dianut oleh umat muslim Indonesia adalah sunah muakkad. Jadi akikah adalah ibadah sunah yang amat disarankan untuk dilakukan sebagai rasa syukur akan karunia berupa putra atau putri dari Allah SWT.

Masyarakat Indonesia juga memaknai ibadah ini sebagai sesuatu yang harus disesuaikan dengan kemampuan finansial. Ya, ibadah apa pun tentu umat muslim berbondong-bondong mengerjakannya terlebih ini adalah sunah yang sangat dianjurkan.