BISNIS MARKET - Suara lantang tiba-tiba berubah menjadi isak tangis yang menyentak ruang audiensi Komisi IX DPR, Kamis (25/9/2025).

Naniek S Deyang, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), tidak bisa menahan emosi ketika menyoroti rentetan kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Peristiwa ini terjadi hanya sehari setelah kritik pedas dari dr. Tan Shot Yen terhadap menu MBG viral di media sosial.

"Dari tadi saya teriak-teriak, karena hati saya sakit sekali. Setiap hari ada saja laporan anak-anak yang sakit setelah makan MBG," ujarnya dengan suara bergetar, sebelum akhirnya menunduk dan menangis tersedu-sedu. 

"Saya mewakili orang tua, mewakili guru-guru yang khawatir, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Tapi pemerintah juga harus bertanggung jawab!" serunya di antara isak tangis. Adegan emosional ini terekam jelas dan cepat menyebar di berbagai platform media sosial.

Investigasi Mendesak dan Komitmen Perbaikan

Menanggapi luapan emosi ini, anggota DPR dari berbagai fraksi langsung merespons dengan serius. Beberapa anggota komisi IX menyatakan akan melakukan investigasi mendalam terhadap implementasi MBG di berbagai daerah.

"Kami memahami betapa dalam kepedulian Ibu Naniek. Tangisannya adalah tangisan kita semua yang menginginkan yang terbaik untuk anak-anak Indonesia," kata salah satu anggota DPR yang hadir dalam audiensi tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai laporan daerah, setidaknya telah terjadi 15 kasus dugaan keracunan MBG dalam sebulan terakhir, dengan total korban mencapai ratusan siswa.