BISNIS MARKET - Bayangkan, Anda sedang mengikuti rapat penting, membahas masa depan daerah, tiba-tiba… BRUK! Listrik padam. Kejadian inilah yang dialami Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat berada di Aceh Tamiang. Bukan sekadar gangguan teknis biasa, insiden ini ternyata mengungkap masalah yang lebih dalam terkait pasokan energi di wilayah tersebut.

Tito Bertindak Cepat, Telepon Bahlil!

Melihat kondisi yang memprihatinkan, Tito Karnavian tidak tinggal diam. Ia langsung menghubungi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk membahas isu krusial ini.

“Ya saya menelepon Pak Bahlil dua minggu lalu, setelah saya kembali dari [Aceh] Tamiang, karena SPBU tiga-tiganya tutup, artinya pasokannya kurang dan juga ada yang rusak, tempat penyimpanannya itu,” kata Tito dilansir dari Bloomberg Technoz (3/1).

SPBU Tutup, Warga Merana?

Tiga SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) tutup serentak? Tentu ini bukan pemandangan yang biasa. Kondisi ini mengindikasikan adanya masalah serius dalam rantai pasokan BBM di Aceh Tamiang. Apa yang menyebabkan SPBU-SPBU ini berhenti beroperasi?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat meninjau posko pengungsian bencana di Bireuen, Prov. Aceh, Selasa (2/12/2025). (dok. Kementerian ESDM)

Banjir Bandang Jadi Biang Kerok?

Ternyata, masalah energi di Aceh Tamiang tidak hanya soal BBM. Tito mengungkapkan bahwa banjir bandang dan tanah longsor menjadi penyebab utama gangguan listrik.