JAKARTA, BisnisMarket.com - Dunia medis proktologi kini menghadirkan terobosan baru melalui Teknik Well-C yang dikembangkan oleh pakar bedah berpengalaman, Dr. Tony Sukentro. Inovasi ini menjadi solusi bagi pasien yang membutuhkan tindakan operasi wasir cepat namun terkendala fasilitas anestesi spinal.

Selama 17 tahun berpraktik, Dr. Tony sering menemui tantangan klinis saat harus melakukan tindakan laser hemorrhoidoplasty (LHP) secara efektif. Beliau menekankan pentingnya menjaga struktur anatomi anus sekaligus meminimalkan trauma jaringan selama prosedur medis berlangsung.

Lahirlah kombinasi Teknik Well-C dan Laser LHP sebagai pendekatan operasi yang lebih aman dan efisien untuk dilakukan di fasilitas klinik. "Kombinasi ini memungkinkan tindakan dilakukan lebih cepat bahkan dengan anestesi lokal saja," ungkap Dr. Tony Sukentro dalam penjelasannya.

Prinsip utama Teknik Well-C berfokus pada preservasi anal cushion untuk menjaga fungsi kontrol buang air besar pada pasien. Dengan mempertahankan bantalan anus tersebut, risiko gangguan fungsi pascaoperasi dapat ditekan hingga ke level yang sangat minimal.

Prosedur ini melibatkan ligasi arteri hemoroid guna mengurangi aliran darah ke jaringan yang membengkak secara bertahap. Selain itu, teknik mukopeksi diterapkan untuk memperbaiki posisi mukosa yang merosot kembali ke letak anatomis normalnya.

Setelah tahap ligasi dan mukopeksi selesai, penggunaan teknologi laser LHP berperan penting untuk mereduksi volume jaringan wasir. Energi laser bekerja menghancurkan pembuluh darah kecil dari dalam tanpa harus membuat sayatan lebar pada permukaan kulit.

Gabungan tiga prinsip utama ini menjadikan operasi jauh lebih efisien dibandingkan metode konvensional yang sering memicu trauma besar. Pasien tidak perlu lagi merasa khawatir akan rasa sakit yang hebat karena prosedurnya bersifat minimal invasif.

Keunggulan nyata dari metode ini adalah perdarahan yang sangat sedikit serta waktu pemulihan pasien yang relatif singkat. Pasien umumnya dapat langsung pulang dan kembali beraktivitas normal tanpa harus menjalani rawat inap yang lama.

Sebagai operator FiLaC dengan jam terbang tinggi, Dr. Tony Sukentro telah dikenal luas sebagai pelatih proktologi tingkat internasional. Reputasi beliau dalam bedah minimal invasif menjadikannya rujukan utama bagi penderita gangguan anus di Indonesia.