JAKARTA, BisnisMarket.com -
Siapa sangka, impian menjelajah antariksa kini berpadu dengan kekuatan pasar
modal yang luar biasa besar. Sebuah tonggak sejarah baru saja terukir, mengubah
peta kekuatan perusahaan publik dunia sekaligus nasib kekayaan seorang
pengusaha paling berpengaruh zaman ini. Semua mata kini tertuju pada kode saham
SPCX yang mulai bergerak aktif di bursa efek bergengsi.
Dilansir dari Bloomberg Technoz (14/6), perusahaan
antariksa milik Elon Musk, SpaceX, resmi menjadi perusahaan yang berhasil
menghimpun dana pada penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO)
terbesar di dunia. Peristiwa ini bukan sekadar transaksi keuangan biasa,
melainkan bukti nyata bahwa teknologi ruang angkasa kini menjadi salah satu
sektor paling diminati dan bernilai tinggi di mata investor global. Nilai tukar
yang digunakan: US$1 = Rp16.500, sesuai asumsi makro APBN 2026.
Debut Gempar di Bursa Nasdaq
Langkah SpaceX masuk ke pasar saham disambut
antusiasme luar biasa. Emiten dengan kode saham SPCX itu mulai diperdagangkan
di Nasdaq dan dibuka pada harga US$150 per saham sebelum melonjak hingga 30% ke
level US$176,52. Gelombang pembelian yang begitu kuat menunjukkan kepercayaan
tinggi dari para pemodal terhadap visi dan kinerja perusahaan ini.
Meskipun kenaikan sedikit mereda menjelang penutupan,
saham SpaceX tetap mencatatkan kinerja cemerlang, ditutup pada US$160,95, atau
naik 19% dari harga awal. Kenaikan ini menjadi sinyal jelas bahwa pasar sangat
menaruh harapan besar terhadap berbagai proyek ambisius yang sedang dan akan
dikembangkan perusahaan tersebut, mulai dari penerbangan antariksa komersial
hingga rencana pemukiman di Mars.
Cetak Rekor Dana Terkumpul
Debut SpaceX di pasar saham yang memecahkan rekor
berhasil menghimpun dana sebesar US$75 miliar atau setara Rp1.237,5 triliun,
menjadikannya IPO terbesar sepanjang sejarah. Angka ini jauh melampaui
pencapaian perusahaan-perusahaan raksasa dunia sebelumnya, termasuk Saudi
Aramco yang selama ini menduduki posisi puncak daftar IPO terbesar. Dana
sebesar ini tentunya akan menjadi modal besar bagi SpaceX untuk mempercepat
inovasi, memperluas kapasitas produksi, dan mewujudkan berbagai misi antariksa
yang lebih ambisius lagi.
Keberhasilan ini juga membawa dampak luar biasa pada
nilai perusahaan. Setelah lonjakan harga saham pada hari pertama perdagangan,
kapitalisasi pasar SpaceX melampaui US$2 triliun (sekitar Rp33.000 triliun),
menjadikannya salah satu perusahaan publik paling bernilai di dunia. Posisi ini
menempatkan SpaceX sejajar dengan raksasa teknologi lain yang selama ini
mendominasi peringkat nilai perusahaan global.
Elon Musk Resmi Jadi Triliuner