BISNISMARKET.COM - Menanggapi kekhawatiran publik mengenai isu potensi gangguan pasokan listrik atau 'byar pet' yang sempat mencuat belakangan ini, Dewan Energi Nasional (DEN) mengambil langkah antisipatif. Tindakan ini menunjukkan respons cepat otoritas energi terhadap isu stabilitas sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali).
Langkah proaktif yang diambil DEN adalah melakukan peninjauan langsung atau inspeksi mendadak ke salah satu pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) utama di wilayah tersebut. Kegiatan sidak ini bertujuan mengevaluasi kesiapan operasional infrastruktur vital penyedia energi nasional.
Fokus utama dari peninjauan mendadak ini adalah fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon Ekspansi. Fasilitas ini memegang peranan penting karena memiliki kapasitas produksi daya yang sangat besar, yaitu mencapai 1.000 megawatt (MW).
Pengelolaan operasional PLTU Cirebon Ekspansi ini berada di bawah tanggung jawab PT Cirebon Energi Prasarana (CEP). Kedatangan tim DEN merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa pembangkit ini beroperasi sesuai standar kapasitasnya.
Kunjungan tersebut secara spesifik diarahkan untuk memastikan bahwa seluruh sistem di PLTU Cirebon Ekspansi berjalan secara optimal dan andal. Hal ini krusial untuk menjaga ketahanan dan kesinambungan pasokan energi bagi masyarakat luas di Jawa dan Bali.
Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, tinjauan langsung ini merupakan bagian dari upaya DEN dalam memitigasi risiko gangguan sistem kelistrikan. DEN berupaya memastikan tidak ada hambatan berarti yang dapat memicu pemadaman listrik berskala besar.
Peran PLTU Cirebon Ekspansi sangat signifikan dalam menopang kebutuhan listrik sistem Jamali yang permintaannya terus meningkat seiring aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, pengecekan mendalam terhadap operasionalnya menjadi prioritas utama saat ini.
"Tindakan ini merupakan respons cepat DEN terhadap isu potensi gangguan atau 'byar pet' listrik yang sempat mencuat belakangan ini," demikian pernyataan yang disampaikan mengenai latar belakang dilakukannya peninjauan mendadak tersebut.
Adapun tujuan dari peninjauan yang dilakukan oleh jajaran Dewan Energi Nasional adalah memastikan operasional PLTU Cirebon Ekspansi berjalan optimal dalam menjaga ketahanan energi nasional, sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi.