JAKARTA, BisnisMarket.com
- Bayangkan sebuah sistem kecerdasan buatan yang dikembangkan dengan biaya
miliaran dolar, dirancang untuk mengubah cara dunia bekerja, berinovasi, dan
berbisnis, namun dalam sekejap mata, akses terhadapnya ditutup total. Inilah
kenyataan pahit yang baru saja terjadi di industri teknologi global, sebuah
peristiwa yang tidak hanya mengubah peta persaingan, tetapi juga menimbulkan
pertanyaan besar tentang masa depan inovasi dan perdagangan lintas batas
negara.
Adalah Anthropic PBC, salah satu perusahaan pengembang
kecerdasan buatan terkemuka dunia, mengambil langkah drastis dengan
menonaktifkan akses seluruh pelanggan terhadap dua model andalan mereka, Fable
5 dan Mythos 5. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan untuk
mematuhi arahan resmi dari pemerintah Amerika Serikat yang beralasan pada
kepentingan keamanan nasional.
“Pemerintah AS, dengan mengutip otoritas keamanan
nasional, telah mengeluarkan arahan kontrol ekspor untuk menangguhkan semua
akses ke Fable 5 dan Mythos 5 oleh warga negara asing mana pun, baik di dalam
maupun di luar AS, termasuk karyawan Anthropic yang merupakan warga negara
asing,” demikian pernyataan resmi perusahaan yang dilansir dari Bloomberg
Technoz diakses pada (13/6/2026).
Dampak Luas di Luar Dugaan
Apa yang awalnya dipahami sebagai pembatasan bagi
warga negara asing, ternyata berimbas jauh lebih luas. Demi menjamin kepatuhan
penuh terhadap perintah yang diterima pada Jumat sore pukul 17.21 waktu
setempat, Anthropic harus mengambil keputusan berat: mematikan akses bagi semua
pengguna, termasuk mereka yang berada di wilayah Amerika Serikat sendiri.
“Untuk memastikan kepatuhan, ‘dampak keseluruhan’ dari
perintah tersebut berarti mereka harus ‘secara mendadak menonaktifkan’ akses
bagi semua pelanggan, termasuk di AS. Model-model lain tidak akan terpengaruh,”
jelas pihak perusahaan dalam keterangan tertulisnya, dilansir dari Bloomberg
Technoz diakses pada (13/6/2026).
Kebijakan ini menjadi tanda tanya besar bagi pelaku
bisnis. Selama ini, Fable 5 dan Mythos 5 dikenal sebagai solusi teknologi
tinggi yang digunakan berbagai sektor industri—mulai dari riset, pengembangan
produk, hingga layanan pelanggan. Penutupan akses mendadak ini tentu mengganggu
alur kerja, menunda proyek-proyek strategis, dan berpotensi menimbulkan
kerugian finansial yang tidak sedikit bagi perusahaan-perusahaan yang telah
mengandalkan kedua model tersebut dalam operasional mereka.
Perubahan Haluan Kebijakan Teknologi AS
Tindakan ini juga menandai pergeseran signifikan dalam
kebijakan pemerintahan Trump terkait pengelolaan teknologi kecerdasan buatan.
Sebelumnya, terdapat pernyataan resmi bahkan dalam perintah eksekutif yang
menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan memberlakukan sistem perizinan atau
peninjauan ketat terhadap model-model AI. Namun, surat pemberitahuan dari
Departemen Perdagangan AS yang dikonfirmasi oleh pejabat terkait ini
membuktikan bahwa arah kebijakan berubah drastis, terutama untuk teknologi yang
dianggap paling mutakhir dan strategis.