JAKARTA, BisnisMarket.com - Dunia kesehatan Indonesia kembali dikejutkan dengan penunjukan Prihati Pujowaskito, seorang dokter Kopassus yang juga jenderal bintang dua TNI, sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan. Penunjukan ini sontak menjadi sorotan, memunculkan pertanyaan tentang bagaimana seorang dengan latar belakang militer dan spesialisasi jantung akan memimpin lembaga yang mengelola jaminan kesehatan nasional bagi jutaan rakyat Indonesia. Mari kita simak profil lengkapnya dilansir dari pemberitaan nasional (19/2)!

Dari Solo, Mengabdi untuk Negeri

Lahir di Solo pada 29 Maret 1967, Prihati Pujowaskito menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran UNS Surakarta dan lulus pada 1994. Kecintaannya pada dunia medis membawanya melanjutkan pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah di Universitas Airlangga, Surabaya, yang diselesaikannya pada 2007. Dedikasinya pada bidang kesehatan tak berhenti di situ. Ia meraih gelar Magister Manajemen Rumah Sakit (MMRS) pada 2015 dan gelar Doktor Hukum Kesehatan pada 2021.

Jejak Karier Mentereng di Dunia Militer

Karier militernya dimulai pada 1990 melalui Sepamilsuk ABRI III. Siapa sangka, sebagian besar kariernya dihabiskan di lingkungan kesehatan militer, termasuk menjadi dokter di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus) selama periode 1990-2000.

"Selama periode 1990-2000, ia bertugas sebagai dokter di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus)," demikian catatan dari salah satu sumber berita.

Setelah itu, ia melanjutkan karier di Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) sebagai dokter spesialis jantung di RS TNI AD Dustira Cimahi. Jabatan strategis pun diemban, seperti Kepala Departemen Jantung di RS Dustira Cimahi serta RSPAD Gatot Soebroto (2018-2021). Ia juga aktif sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi. Terakhir, sebelum ditunjuk sebagai Dirut BPJS Kesehatan, ia menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Pertahanan RI (2023-2025).


Prihati Pujowaskito, jenderal bintang dua yang siap membawa perubahan besar! (Foto RCTIPLUS)

Nakhoda Baru BPJS Kesehatan: Apa yang Diharapkan?