BISNISMARKET.COM - Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan kalender pendidikan tahun ajaran 2025/2026 yang menjadi acuan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Salah satu agenda penting yang selalu dinantikan siswa, orang tua, dan tenaga pendidik adalah jadwal libur semester ganjil, yang menjadi momen istirahat setelah hampir satu semester menjalani kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan kalender pendidikan resmi, kegiatan belajar semester ganjil di Jakarta dimulai pada Senin, 14 Juli 2025. Selama periode ini, siswa mengikuti proses pembelajaran efektif sesuai ketentuan hari belajar sekolah yang telah ditetapkan. Setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran dan penilaian akhir semester, siswa akan memasuki masa libur semester ganjil.
Adapun libur semester ganjil di Jakarta ditetapkan mulai Senin, 22 Desember 2025 hingga Sabtu, 3 Januari 2026. Dengan demikian, total masa libur berlangsung selama kurang lebih dua pekan. Libur ini bertepatan dengan momentum akhir tahun dan perayaan Tahun Baru, sehingga kerap dimanfaatkan keluarga untuk beristirahat, berkumpul, maupun merencanakan perjalanan liburan.
Selain libur semester ganjil, kalender pendidikan Jakarta tahun ajaran 2025/2026 juga mencantumkan jadwal libur penting lainnya. Salah satunya adalah cuti bersama dan libur Lebaran yang dijadwalkan pada 16 Maret hingga 28 Maret 2026. Sementara itu, libur akhir tahun pelajaran ditetapkan berlangsung mulai 29 Juni hingga 11 Juli 2026, sebagai penutup kegiatan belajar mengajar sebelum memasuki tahun ajaran baru.
Perlu diketahui, tanggal-tanggal libur yang tercantum dalam kalender pendidikan ini bersifat resmi dan menjadi pedoman utama bagi seluruh sekolah di wilayah DKI Jakarta. Meski demikian, orang tua dan siswa tetap disarankan untuk memantau pengumuman terbaru dari pihak sekolah atau laman resmi Dinas Pendidikan DKI Jakarta, karena tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian teknis atau kebijakan tambahan.
Dengan mengetahui jadwal libur semester ganjil sejak dini, orang tua dan siswa diharapkan dapat merencanakan kegiatan selama masa liburan dengan lebih baik, baik untuk beristirahat, mengikuti kegiatan edukatif, maupun mempererat kebersamaan keluarga tanpa mengabaikan kesiapan menghadapi semester berikutnya.***