PANDEGLANG, BisnisMarket.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata "silaturahmi" dan "silaturahim" diucapkan secara bergantian. Terutama saat momen hari raya seperti Idulfitri atau ketika ada acara kumpul keluarga, kedua istilah ini laris manis digunakan.
Banyak dari kita yang menganggap keduanya adalah kata yang sama, hanya berbeda cara pengucapan atau sekadar masalah selera lidah saja. Namun, jika dibedah secara bahasa (linguistik Arab) dan makna asalnya, kedua kata ini ternyata memiliki perbedaan yang cukup mendasar.
Lalu, apa saja perbedaannya dan mana yang lebih tepat untuk digunakan? Yuk, simak ulasannya berikut ini!
1. Asal-Usul Kata dan Makna Dasar
Secara etimologi, kedua kata ini memang berakar dari bahasa Arab, yaitu gabungan dari kata shilah (صلة) yang berarti hubungan atau sambungan. Perbedaannya terletak pada kata kedua:
Silaturahim (صلة الرحم): Kata Rahim diambil dari kata Al-Rahim yang berarti kasih sayang, atau secara spesifik merujuk pada "rahim" ibu tempat janin dikandung. Oleh karena itu, secara harfiah, silaturahim adalah hubungan yang diikat oleh tali darah atau kekerabatan.
Silaturahmi (صلة الرحمة): Kata Rahmi atau Rahmah memiliki arti kasih sayang yang sifatnya lebih luas dan umum, tidak terbatas pada hubungan darah.
2. Cakupan Hubungan (Konteks Penggunaan)
Karena perbedaan makna dasar di atas, cakupan penggunaan kedua kata ini pun menjadi berbeda: