BisnisMarket.com - Pemandangan ironis menyelimuti sejumlah pasar tradisional di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di mana tumpukan sampah kini menjulang tinggi di tepi jalan. Seperti yang terlihat di Pasar Cimanggis Ciputat, Pasar Ciputat, dan Pasar Jombang menjadi potret buram akibat sampah yang tak kunjung diangkut selama lebih dari dua pekan. Kondisi ini bukan hanya merusak estetika kota, tetapi juga menebarkan bau busuk yang mengganggu aktivitas warga dan berpotensi menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

Keluhan demi keluhan terus bermunculan dari pedagang pasar, pengguna jalan, hingga warga sekitar yang terpaksa berinteraksi dengan gunungan sampah setiap harinya. Bau menyengat yang tak tertahankan membuat aktivitas jual beli menjadi tidak nyaman, bahkan dikhawatirkan dapat menurunkan minat pembeli. Lebih jauh lagi, tumpukan sampah yang meluber hingga ke badan jalan di beberapa titik membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Diduga kuat, masalah penanganan sampah yang semakin parah ini merupakan imbas dari kasus korupsi yang menjerat sejumlah oknum di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel. Sejak kepala dinas dan jajarannya tersandung kasus hukum, pelayanan pengangkutan sampah di berbagai wilayah terkesan vakum. Situasi ini memunculkan kekecewaan mendalam dari masyarakat yang merasa menjadi korban dari praktik korupsi tersebut.

Kekhawatiran akan dampak kesehatan pun semakin meningkat. Tumpukan sampah yang membusuk menjadi sarang ideal bagi perkembangbiakan vektor penyakit seperti lalat, nyamuk, dan tikus. Potensi merebaknya penyakit seperti diare, demam berdarah, dan penyakit kulit menjadi ancaman nyata bagi warga Tangsel. Masyarakat mendesak Pemkot Tangsel untuk segera bertindak cepat dan mengatasi krisis sampah ini sebelum terlambat.

Kini, harapan masyarakat Tangsel bertumpu pada kepemimpinan baru Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan. Mereka diharapkan dapat memberikan solusi konkret dan efektif untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin meresahkan ini. Warga menantikan langkah nyata dan komitmen kuat dari Pemkot untuk memulihkan kembali layanan pengangkutan sampah yang optimal dan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Tangerang Selatan.