JAKARTA, BisnisMarket.com– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mencatatkan rekor terendah dalam sejarah.
Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (23/4/2026), rupiah diperdagangkan pada level Rp17.230/US$, setelah sebelumnya terjun bebas di level Rp17.200/US$ pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Mengacu pada data real-time Bloomberg, nilai tukar rupiah mengalami penurunan signifikan sebesar 0,32% pada pagi hari, dan tak lama kemudian merosot lebih dalam lagi, mencapai Rp17.251/US$, yang menunjukkan penurunan sebesar 0,44%. Ini menjadikannya sebagai titik terlemah yang pernah dicapai rupiah sepanjang sejarah Indonesia.
Meski indeks dolar AS relatif stabil di level 98,58 pada pukul 08:50 WIB, ada faktor lain yang mempengaruhi melemahnya rupiah. Salah satunya adalah lonjakan harga minyak mentah dunia.