BANJARNEGARA, BisnisMarket.com - Setiap kali Ramadan tiba, suasananya selalu berbeda. Ada rasa yang sulit dijelaskan, perpaduan antara haru, hangat, dan rindu. Bukan hanya karena ibadah puasa atau hidangan berbuka yang istimewa, tetapi karena bulan suci ini menyimpan memori masa kecil yang begitu kuat.
Bagi generasi 90-an dan awal 2000-an, Ramadan terasa lebih sederhana namun penuh makna. Tidak ada notifikasi ponsel yang ramai, tidak ada distraksi media sosial. Yang ada hanyalah kebersamaan, tawa, dan rutinitas khas yang kini justru dirindukan.
Berikut empat kenangan Ramadan masa kecil yang sampai hari ini masih sering dibicarakan.
1. Libur Sekolah Sebulan Penuh di Era Mantan Presiden Abdurrahman Wahid
Salah satu kenangan yang paling sering dibicarakan adalah kebijakan libur sekolah selama Ramadan di masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid, atau Gus Dur.
Libur satu bulan penuh membuat Ramadan terasa panjang dan santai.
Setelah Subuh, anak-anak tidak kembali ke tempat tidur untuk bersiap sekolah, melainkan bermain bersama teman.
Ada yang bermain bola bekel, monopoli, membuat kerajinan sederhana dari kertas, atau sekadar berjalan-jalan pagi mengelilingi kompleks.
Ramadan menjadi kombinasi antara ibadah dan masa bermain yang tak terlupakan. Bagi banyak orang, momen ini menjadi salah satu highlight masa kecil yang sulit terulang di era sekarang.