BISNISMARKET.COM - Perayaan Waisak tahun ini telah mencapai klimaksnya dalam sebuah rangkaian acara yang khidmat dan memukau di Candi Borobudur, salah satu situs warisan dunia Indonesia. Momen penutupan ini secara resmi mengakhiri seluruh kegiatan spiritual dan budaya yang telah diselenggarakan untuk memperingati hari suci umat Buddha.

Sorotan utama yang paling dinanti dalam puncak perayaan tersebut adalah ritual simbolis pelepasan ribuan lampion ke angkasa malam. Cahaya lembut dari setiap lampion yang dilepaskan menciptakan pemandangan visual yang sangat memukau di kawasan candi yang bersejarah tersebut.

Ribuan titik cahaya yang serempak naik ke langit gelap tersebut secara kolektif berhasil menerangi kegelapan di sekitar kompleks Candi Borobudur yang megah. Fenomena ini menyajikan kontras indah antara arsitektur candi yang kuno dengan kemeriahan cahaya lampion modern.

Peristiwa spektakuler ini merupakan bagian integral dari seremoni penutupan resmi rangkaian Waisak yang diperingati sebagai tahun 2570 Berdasarkan Era Buddha (BE), yang berkorespondensi dengan tahun 2026 Masehi. Penetapan tahun ini menegaskan kesinambungan tradisi keagamaan yang telah berlangsung lintas generasi.

Ritual pelepasan lampion ini selalu menjadi puncak yang paling dinantikan oleh para umat dan pengunjung yang hadir. Hal ini dikarenakan acara tersebut menawarkan perpaduan harmonis antara nilai-nilai spiritual yang mendalam dengan keindahan visual yang luar biasa.

Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, momen penutupan ini menandai akhir dari serangkaian kegiatan spiritual dan budaya yang diselenggarakan untuk memperingati hari besar umat Buddha tersebut.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, "Cahaya lembut dari lampion-lampion tersebut secara kolektif menerangi kegelapan langit di sekitar kompleks candi yang megah tersebut," menggambarkan suasana magis yang terjadi.

Ritual pelepasan lampion ini bukan sekadar pertunjukan visual, melainkan juga sebuah simbol harapan dan doa yang dilepaskan bersamaan menuju langit. Ini menegaskan kembali esensi perayaan Waisak sebagai momen introspeksi dan pencerahan batin.

Kombinasi antara keheningan malam di situs warisan dunia dan ribuan cahaya yang terbang tinggi menciptakan atmosfer yang sangat sakral dan penuh kedamaian. Perayaan ini berhasil menarik perhatian luas sebagai salah satu agenda keagamaan terbesar di Indonesia.