JAKARTA, BisnisMarket.com - Di balik karya-karyanya yang memukau, sosok Tere Liye menyimpan banyak fakta menarik yang mungkin belum Anda ketahui. Lahir dari keluarga petani di Lahat, Sumatera Selatan, penulis bernama asli Darwis ini menjelma menjadi salah satu penulis paling berpengaruh di Indonesia. Ketegasannya dalam mengkritik isu-isu sosial, termasuk soal korupsi dan polemik Beasiswa LPDP yang menimpa Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya Arya Iwantor baru-baru ini, membuatnya semakin disegani.
Masa Kecil di Desa: Didikan Orang Tua Jadi Kunci
Tere Liye lahir pada 21 Mei 1979, sebagai anak keenam dari tujuh bersaudara. Orang tuanya berprofesi sebagai petani. Meski hidup sederhana, orang tua Tere Liye memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya.
Timnas Putri Indonesia Bersiap Hadapi Singapura di Bandung, Ujian Krusial untuk Peringkat FIFA
"Meskipun begitu, orang tua Tere Liye mendidik dan membesarkan anaknya sehingga tumbuh sebagai pribadi yang pintar dan cerdas," tulis Tribunnews diakses pada (1/3).
Tere Liye mengenyam pendidikan dasar dan menengah di kampung halamannya, sebelum akhirnya melanjutkan ke SMA Negeri 9 Bandar Lampung.
Kuliah di UI: Akuntansi yang Membawanya ke Dunia Sastra
Siapa sangka, penulis novel-novel best seller ini adalah seorang sarjana akuntansi? Tere Liye merupakan alumni Universitas Indonesia (UI) jurusan Akuntansi. Namun, kecintaannya pada dunia sastra mengantarkannya menjadi penulis yang sukses.
Lebih dari 30 Buku: Karya yang Menginspirasi
Sejak tahun 2005, Tere Liye telah menghasilkan lebih dari 30 buku dengan berbagai genre. Novel-novelnya seperti "Hafalan Shalat Delisa", "Moga Bunda Disayang Allah", dan "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" telah diadaptasi ke layar lebar dan meraih kesuksesan.