JAKARTA, BisnisMarket.com - Kehidupan seorang tokoh publik selalu menarik untuk dikupas, terlebih jika terkait dengan isu-isu krusial seperti korupsi dan kekayaan fantastis. Profil tokoh bernama Gus Alex, eks Stafsus Menag Yaqut Cholil Qoumas, kini menjadi perbincangan hangat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahannya sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji. Sosok yang pernah dekat dengan lingkaran kekuasaan ini ternyata menyimpan cerita yang mengundang rasa penasaran, terutama terkait dengan harta kekayaannya yang dilaporkan mencapai Rp 7,3 miliar.

Peran Dominan di Balik Layar Pengurusan Haji

Ishfah Abidal Aziz, atau yang akrab disapa Gus Alex, menduduki posisi strategis sebagai Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Dalam kasus dugaan korupsi kuota haji, Gus Alex diduga memainkan peran yang sangat dominan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa Gus Alex bertindak sebagai representasi dari Menteri Agama saat itu. Hal ini membuat banyak pihak menganggap setiap instruksi yang disampaikannya adalah perintah langsung dari menteri.

"GA adalah stafsus dari sdr YCQ, jadi para pejabat di sana pada saat itu menganggap bahwa apa yang disampaikan GA, karena dianggap sebagai representasi dari YCQ, dianggap itu adalah perintah YCQ," ujar Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers dilansir dari Kompas.com (17/3). Mekanisme pengumpulan fee percepatan ibadah haji khusus dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) diduga kuat melalui perantara yang dianggap mewakili Menteri Agama, yang dalam hal ini adalah Gus Alex. KPK meyakini dana yang dikumpulkan tersebut diduga akan diserahkan kepada Yaqut Cholil Qoumas dan digunakan untuk berbagai keperluan.

Jejak Karier dan Aktivisme Gus Alex

Siapakah sebenarnya Gus Alex? Pria kelahiran Madiun, 3 Mei 1977 ini bukanlah sosok asing di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Ia aktif sebagai pengurus di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan menjabat sebagai salah satu Ketua PBNU untuk periode 2022–2027. Selain itu, Gus Alex juga pernah mengemban jabatan sebagai Staf Khusus Menteri Agama Bidang Ukhuwah Islamiyah, Ormas, Sosial Keagamaan, dan Moderasi Beragama. Ia juga tercatat sebagai Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI periode 2022-2027. Latar belakang pendidikannya adalah lulusan IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Perjalanan kariernya tidak berhenti di situ. Gus Alex pernah menduduki posisi Komisaris di PT Krakatau Daya Listrik, anak usaha PT Krakatau Steel. Di kancah politik, ia juga pernah mencoba peruntungan dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada Pemilu Legislatif 2019 dari daerah pemilihan Jawa Timur VIII.

Lonjakan Kekayaan yang Mencengangkan

Salah satu aspek yang paling mencuri perhatian dari Profil Gus Alex adalah perkembangan harta kekayaannya. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, kekayaannya mengalami kenaikan yang signifikan. Jika pada awal menjabat sebagai Komisaris PT Krakatau Daya Listrik ia memiliki harta sekitar Rp 1,6 miliar, pada tahun 2023, jumlah tersebut melonjak drastis menjadi Rp 7,4 miliar. Laporan terakhir menunjukkan total hartanya sebesar Rp 7,371,215,124.