BISNISMARKET.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru-baru ini mengeluarkan arahan penting yang menekankan pentingnya keterbukaan mengenai perkembangan investasi di Indonesia. Instruksi ini disampaikan sebagai bagian dari upaya peningkatan transparansi data ekonomi nasional.
Arahan spesifik tersebut ditujukan langsung kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani. Rosan Roeslani saat ini memegang tanggung jawab ganda sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan juga Kepala Badan Perencanaan dan Intelijen (BPI) Danantara.
Tugas utama yang diemban Rosan Roeslani adalah memastikan semua data mengenai kemajuan investasi di Indonesia dapat diakses dan dipahami oleh publik. Hal ini menjadi salah satu poin fokus utama dalam rapat internal pemerintahan yang baru saja dilaksanakan.