JAKARTA, BisnisMarket.com – Di tengah guncangan hebat yang melanda Timur Tengah hari ini, publik kembali teringat pada serangkaian pernyataan visioner Presiden Prabowo Subianto.
Sejak awal tahun 2025, Prabowo telah konsisten menyuarakan kekhawatiran mendalam bahwa ketegangan antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran berada di ambang ledakan yang bisa memicu Perang Dunia Ketiga.
1. Prediksi "Masa yang Sangat Berbahaya"
Dalam berbagai kesempatan, termasuk pada pidato-pidatonya di tahun 2025, Prabowo Subianto sering menekankan kalimat, "This is a very dangerous time."
Prabowo menyebut bahwa ia mempelajari dinamika global setiap malam. Ia secara spesifik memprediksi bahwa dorongan hegemoni dan kebuntuan diplomasi akan membuat Amerika Serikat dan Israel mengambil langkah militer langsung terhadap Iran.
Prabowo memperingatkan bahwa serangan terhadap Iran bukan sekadar konflik regional, melainkan sumbu pendek bagi keterlibatan kekuatan besar lainnya seperti Rusia, yang pada akhirnya dapat menyeret dunia ke dalam konflik nuklir.
2. Antisipasi dan Sikap Non-Blok Indonesia
Ketajaman prediksi Prabowo tidak hanya berhenti pada retorika. Di bawah kepemimpinannya, Indonesia telah mempersiapkan diri dengan memperkuat posisi politik luar negeri yang bebas aktif.
Sejak jauh hari, Prabowo telah menginstruksikan kementerian terkait untuk menyiapkan skenario darurat bagi WNI di Timur Tengah, menyadari bahwa eskalasi ini hanyalah masalah waktu.