BISNISMARKET.COM - Suasana panas menyelimuti Frost Bank Center di San Antonio pada hari Jumat, 22 Mei 2026, saat San Antonio Spurs menghadapi Oklahoma City Thunder dalam Game 3 Final Wilayah Barat. Pertandingan krusial tersebut diwarnai insiden yang meningkatkan ketegangan antara kedua tim.

Inti dari kericuhan tersebut terjadi pada kuarter ketiga pertandingan yang sangat dinantikan oleh para penggemar bola basket. Konfrontasi fisik dan verbal langsung terjadi antara guard Spurs, Devin Vassell yang berusia 24 tahun, dan guard Thunder, Ajay Mitchell yang berusia 25 tahun.

Pemicu utama insiden ini adalah sebuah pelanggaran yang dinilai keras oleh wasit. Pelanggaran tersebut dilakukan oleh Mitchell terhadap rekan setim Vassell, Stephon Castle yang saat itu berusia 5 tahun, ketika Castle sedang berusaha melakukan upaya dunk.

Akibat benturan keras tersebut, Stephon Castle terlempar dan harus jatuh ke lantai lapangan. Keputusan wasit atas insiden ini adalah pemberian Flagrant 1 foul kepada pemain Thunder, Ajay Mitchell, menandakan tingkat kontak yang dinilai berlebihan.

Segera setelah keputusan wasit dikeluarkan, Devin Vassell bereaksi cepat dengan menghampiri Mitchell. Vassell menunjukkan sikap konfrontatif dan terlibat dalam pertukaran kata-kata yang cukup intensif dengan pemain lawan tersebut.

Situasi yang memanas ini akhirnya memaksa otoritas pertandingan untuk turun tangan. Akibat adu mulut dan konfrontasi tersebut, baik Mitchell maupun Vassell sama-sama diberikan hukuman technical foul oleh wasit yang bertugas.

Pertandingan tersebut akhirnya harus berakhir dengan catatan kekalahan bagi tuan rumah, San Antonio Spurs, dengan skor akhir 123-108. Meskipun kalah, reaksi Vassell menjadi sorotan utama pasca pertandingan usai.

Setelah berakhirnya pertandingan, Devin Vassell memberikan penjelasan mengenai tindakannya yang langsung membela rekan setimnya. Ia menegaskan bahwa motivasinya murni didasari oleh pembelaan terhadap Casttle yang menjadi korban pelanggaran keras.

"Saya segera menghampiri Mitchell karena melihat rekan saya dilanggar dengan keras saat mencoba mencetak angka," ujar Devin Vassell pasca pertandingan tersebut.