BISNISMARKET.COM - Upaya serius dalam rangka menjaga ketahanan energi nasional terus digalakkan oleh Pertamina Hulu Kalimantan Timur atau yang biasa dikenal dengan PHKT. Langkah konkret terbaru menunjukkan komitmen perusahaan dalam memaksimalkan aset energi yang dimiliki.
PHKT baru saja menyelesaikan serangkaian kegiatan perawatan dan optimalisasi terhadap salah satu sumur minyak utama mereka yang strategis. Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi aset migas yang ada.
Hasil dari revitalisasi tersebut memberikan dampak positif yang substansial bagi sektor energi Indonesia. Tercatat, terjadi penambahan volume produksi minyak mentah yang sangat signifikan dari aset tersebut.
Peningkatan produksi minyak mentah yang berhasil dicapai oleh PHKT mencapai angka substansial, yaitu sebanyak 1.865 barel per hari atau yang sering disingkat sebagai BOPD. Angka ini menjadi tolok ukur keberhasilan program optimalisasi yang dijalankan.
Penambahan volume produksi sebesar 1.865 BOPD ini merupakan buah manis dari serangkaian kegiatan perawatan intensif yang telah dilaksanakan oleh tim teknis PHKT. Kegiatan ini meliputi pemeliharaan infrastruktur dan pengecekan kondisi reservoir.
Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, langkah signifikan dalam peningkatan produksi energi nasional terus dilakukan oleh Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) melalui berbagai inisiatif strategis.
Keberhasilan dalam menambah volume produksi minyak mentah dari salah satu aset vital mereka menunjukkan efektivitas dari strategi operasional yang diterapkan oleh manajemen perusahaan.
Optimalisasi sumur ini bertujuan memastikan bahwa sumber daya minyak yang ada dapat dieksploitasi secara maksimal sesuai dengan standar operasional dan keamanan yang berlaku.
Aktivitas perawatan dan optimalisasi sumur yang berhasil dilaksanakan oleh PHKT ini merupakan bagian integral dari upaya korporasi untuk mendukung target produksi energi nasional secara keseluruhan.