BISNISMARKET.COM - Fenomena suara dentuman keras yang dikenal publik sebagai "gempa langit" belakangan ini kembali menarik perhatian luas di berbagai belahan dunia. Suara ledakan misterius ini bukanlah kejadian yang baru karena telah tercatat dalam sejarah selama ratusan tahun.

Masyarakat umum kerap kali mengaitkan kemunculan suara dentuman keras ini dengan adanya pergerakan seismik atau getaran yang diakibatkan oleh gempa bumi. Asumsi ini cukup lazim mengingat seringnya terjadi peristiwa geologis di Indonesia.

Namun, pemahaman yang lebih terperinci mengenai asal-usul fenomena tersebut kini mulai disampaikan oleh kalangan ilmuwan. Mereka berupaya memberikan penjelasan ilmiah untuk meredam spekulasi publik.

Secara historis, catatan terdokumentasi dengan baik menunjukkan bahwa suara serupa pernah terdeteksi pada periode gempa bumi besar yang terjadi di New Madrid. Peristiwa seismik besar ini merupakan bagian dari rangkaian kejadian signifikan.

Gempa bumi besar New Madrid tersebut tercatat berlangsung secara intensif antara tahun 1811 hingga tahun 1812 di wilayah Amerika Serikat. Peristiwa ini menjadi salah satu titik referensi penting dalam studi fenomena akustik atmosfer.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, ilmuwan kini memberikan klarifikasi bahwa suara dentuman yang terdengar di atmosfer tersebut tidak berkaitan langsung dengan aktivitas tektonik Bumi. Hal ini memberikan batasan yang jelas antara fenomena atmosfer dan geologi.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Jakartahype. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.