BISNISMARKET.COM - Perdagangan saham PT Medela Potentia Tbk. (MDLA) mencatatkan kenaikan signifikan pada sesi pertama hari Kamis, 7 Mei 2026. Saham tersebut berhasil menutup sesi dengan apresiasi sebesar 8,2%, mencapai level harga Rp 238 per lembar.
Kenaikan harga yang mencolok ini bertepatan dengan adanya transaksi jumbo yang terjadi di pasar negosiasi. Aktivitas perdagangan besar ini menjadi sorotan utama pelaku pasar pada hari tersebut.
Sebanyak 6,3 miliar lembar saham MDLA berpindah tangan melalui mekanisme negosiasi. Rata-rata harga transaksi dalam kesepakatan besar tersebut ditetapkan pada level Rp 220 per saham.
Total nilai dari transaksi negosiasi ini mencapai angka fantastis, yaitu sekitar Rp 1,39 triliun. Nilai transaksi ini menunjukkan adanya minat beli yang besar pada saham MDLA pada sesi perdagangan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi yang menjelaskan mengenai tujuan spesifik serta identitas pihak di balik transaksi negosiasi bernilai besar tersebut. Pasar masih menanti klarifikasi mengenai latar belakang pergerakan harga ini.
Sebagai informasi tambahan, MDLA baru saja merayakan hari jadi satu tahun sejak resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia. Emiten ini resmi melantai di bursa pada tanggal 15 April 2025 lalu.
Berdasarkan data dari Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Maret 2026, pemegang saham pengendali utama MDLA adalah Hetty Soetikno. Dirinya memegang kendali signifikan atas kepemilikan saham perusahaan.
Disebutkan dalam laporan tersebut bahwa Hetty Soetikno mengendalikan saham MDLA secara langsung dengan porsi kepemilikan mencapai 65,94%, setara dengan 9.240.000.000 lembar saham.
Total saham MDLA yang tercatat di Bursa Efek Indonesia per akhir Maret 2026 berjumlah 14.012.825.000 lembar. Dari jumlah tersebut, saham yang dimiliki publik tercatat sebanyak 2.452.462.400 lembar saham.