JAKARTA , BISNISMARKET.COM Pneumonia kembali menjadi sorotan publik setelah dikabarkan menjadi penyebab meninggalnya salah satu peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat menjalani latihan bela negara pada Juni 2026.

Pneumonia, atau radang paru-paru, merupakan infeksi serius yang menyerang kantung udara (alveoli) di paru-paru. Infeksi ini menyebabkan alveoli terisi cairan atau nanah, sehingga mengganggu proses pertukaran oksigen dalam tubuh. Kondisi ini dapat dialami oleh semua kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia, dan berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan berat hingga kematian.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pneumonia masih menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit infeksi secara global. Meskipun demikian, penyakit ini sangat mungkin dicegah dan diobati jika terdeteksi sejak dini.

Apa Itu Pneumonia?

Pneumonia adalah kondisi peradangan pada satu atau kedua paru-paru akibat infeksi. Gejala umum yang menyertai kondisi ini antara lain batuk, demam, sesak napas, dan nyeri dada.

Tingkat keparahan pneumonia sangat bervariasi, mulai dari ringan hingga mengancam jiwa. Kelompok yang memiliki risiko komplikasi lebih tinggi adalah bayi, lansia, penderita penyakit kronis, serta individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Penyebab Utama Pneumonia

Pneumonia disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme. Penyebabnya meliputi:

1. Bakteri: Terutama Streptococcus pneumoniae, yang merupakan penyebab paling umum pada orang dewasa.
2. Virus: Seperti virus influenza, RSV (Respiratory Syncytial Virus), dan SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.
3. Jamur: Umumnya menyerang orang dengan daya tahan tubuh yang sangat rendah.
4. Aspirasi: Terjadi ketika menghirup makanan, minuman, muntahan, atau zat kimia masuk ke paru-paru.