BisnisMarket.com - Dalam pelaksanaan ibadah umrah ada yang disebut sebagai tawaf wada. Tawaf yang banyak dikenal oleh kalangan umat muslim adalah mengitari ka’bah sebanyak 7 kali ketika umrah atau haji.

Tidak begitu banyak yang mengetahui istilah Tawaf Wada ini karena memang yang sering terdengar adalah tawaf ziarah. Tawaf Wada merupakan amalan terakhir yang menjadi bentuk penghormatan terakhir pula pada Baitullah sebelum kembali pulang ke negara masing-masing. Dengan kata lain, setelah mengerjakan tawaf ini jemaah harus segera pulang.

Bagi jemaah yang tidak bisa mengerjakan tawaf ini juga harus membayar denda yang setara dengan satu ekor kambing. Namun, untuk jemaah perempuan yang sedang haid sehingga tidak bisa mengerjakannya ada keringanan.

Jemaah perempuan tidak perlu membayar dam atau satu ekor kambing tetapi bisa menggantinya dengan ibadah lain. Ibadah gantinya adalah melakukan doa di depan pintu gerbang Masjidil Haram.

Keutamaan Tawaf Wada

Berikut ini keutamaan yang ada bagi jemaah yang melakukan Tawaf Wada, sebagai berikut.

1. Kesempatan Mengucapkan Perpisahan dengan Baitullah

Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Mekah jemaah harus melaksanakan tawaf qudum atau tawaf selamat datang. Nah, ketika pulang pun jemaah tentu ingin mengucapkan selamat tinggal, bukan?

Tawaf ini dianggap sebagai satu-satunya kesempatan bagi jemaah dalam menjalankan perpisahan bersama dengan Ka’bah. Siapa pun pasti tidak ingin melewatkan waktu berharga untuk melihat Baitullah untuk terakhir kalinya.