BISNISMARKET.COM - Dalam kerangka ajaran Islam, praktik-praktik seperti sihir dan santet dikategorikan sebagai perbuatan yang sangat tercela. Praktik ini diyakini melibatkan penggunaan kekuatan non-etis atau setan untuk menyebabkan kerugian pada sesama manusia.
Oleh karena itu, umat Muslim didorong secara kuat untuk secara proaktif membangun pertahanan spiritual pribadi mereka. Hal ini dapat dicapai melalui peningkatan kualitas interaksi dengan Tuhan, seperti memperbanyak doa dan berzikir.
Langkah fundamental lainnya dalam menjaga spiritualitas adalah dengan rutin membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an. Tindakan ini dipandang sebagai permohonan perlindungan langsung dan mutlak kepada Allah SWT dari segala marabahaya.
Para ulama dari berbagai mazhab, termasuk Syafi'i, Hanafi, Maliki, dan Hanbali, sepakat menekankan pentingnya amalan spesifik menjelang waktu istirahat. Fokus utama adalah penguatan diri sebelum tertidur lelap di malam hari.
Salah satu rekomendasi amalan yang terus ditekankan oleh para cendekiawan agama adalah mengamalkan ayat-ayat perlindungan tertentu. Amalan ini secara khusus dianjurkan untuk dilakukan sebelum seseorang merebahkan diri untuk beristirahat pada malam hari.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, umat Islam dianjurkan untuk memperkuat benteng spiritual diri dengan meningkatkan kualitas doa, berzikir, serta rutin membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an sebagai bentuk permohonan perlindungan langsung kepada Allah SWT.
Lebih lanjut, sumber tersebut menyebutkan bahwa praktik sihir dan santet dipandang sebagai perbuatan tercela yang melibatkan bantuan kekuatan setan untuk menimbulkan kerugian pada sesama manusia dalam perspektif ajaran Islam.
"Salah satu rekomendasi amalan yang sering ditekankan oleh para ulama dari berbagai mazhab, seperti Syafi'i, Hanafi, Maliki, hingga Hanbali, adalah mengamalkan ayat-ayat perlindungan sebelum beristirahat di malam hari," seperti yang dijelaskan oleh tinjauan sunnah tersebut.
Penguatan spiritual melalui amalan malam hari ini menjadi metode preventif yang diajarkan secara turun-temurun dalam tradisi keilmuan Islam. Tujuannya adalah memastikan ketenangan dan keamanan spiritual keluarga sepanjang malam.