PANDEGLANG, BisnisMarket.com - Eid al-Adha atau Idul Adha dikenal sebagai hari raya besar dalam Islam yang secara harfiah artinya “Hari Raya Kurban” ataupun “Festival Kurban”. Istilah ini asal muasalnya dari bahasa Arab, di mana kata ‘Id yang berarti perayaan atau hari raya, sementara Adha berasal dari kata udhiyah yang memiliki makna kurban atau disebut juga dengan penyembelihan hewan.

Perayaan islam ini bukan sekadar ritual tahunan, namun jadi momen penting yang mengandung nilai spiritual, sejarah, dan sosial yang sangat kuat untuk umat Islam dari seluruh dunia.

Makna utama dari Eid al-Adha yaitu untuk mengenang kisah Nabi Ibrahim AS yang menunjukkan ketaatan luar biasa kepada Allah SWT. Dalam peristiwa tersebut, Nabi Ibrahim diperintahkan untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS, sebagai bentuk ujian keimanan. Namun, sebelum peristiwa itu terjadi, Allah menggantikan ia dengan seekor domba sebagai bentuk rahmat dan penerimaan atas ketaatan tersebut.

Kisah ini menjadi simbol penting tentang keikhlasan, kepatuhan total kepada Tuhan, serta kesiapan untuk berkorban demi kebenaran dan perintah ilahi.

Peringatan Eid al-Adha dilakukan setiap tanggal 10 Dzulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Hijriyah. Hari ini juga bertepatan dengan puncak ibadah haji di Mekkah, sehingga mempunyai makna spiritual yang semakin mendalam bagi umat Islam.

Dalam pelaksanaannya, umat Islam yang memiliki kemampuan dianjurkan untuk melaksanakan ibadah kurban dengan menyembelih hewan seperti kambing, domba, atau sapi. Daging kurban kemudian dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan mereka yang membutuhkan.

Tradisi ini mencerminkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi yang menjadi inti dari ajaran Islam. (*)