BISNISMARKET.COM - Gelaran INFO FRANCHISE & BUSINESS CONCEPT (IFBC) EXPO 2025 di Graha Manggala Siliwangi, Bandung, pada 18-20 Juli mendatang, menjadi panggung bagi Makaffah untuk menjaring calon pengusaha di bidang kecantikan. Brand yang dikenal dengan salon khusus wanita dan bridal ini, hadir dengan tawaran kemitraan usaha yang menarik.
Tak hanya itu, Makaffah juga membuka peluang bagi mereka yang tertarik dengan bisnis penyewaan busana untuk acara spesial melalui brand Makaffah Signature. Langkah ini, menurut CEO Makaffah, Sukmawati Bachtiar, merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap pengembangan lapangan kerja di Jawa Barat.
"Diawali dari pembukaan outlet pertama di Cimahi pada 2015, kemudian dua outlet di Bandung, saya melihat IFBC 2025 di Bandung bukan hanya sebagai peluang besar tetapi juga komitmen kami terhadap peluang kerja dan penyerapan tenaga kerja di provinsi terpadat di Indonesia," kata Sukmawati Bachtiar.
Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) menargetkan lebih dari 6.000 pengunjung akan memadati pameran tersebut. Beragam peluang bisnis waralaba, kemitraan, keagenan, hingga investasi, akan ditawarkan dengan berbagai promo menarik. Indomaret, dengan berbagai lini bisnisnya, turut meramaikan pameran ini.
Ketua Asosiasi Franchise Indonesia, Anang Sukandar, saat membuka pameran, memberikan motivasi kepada para pelaku usaha untuk bekerja keras dan profesional.
"Untuk maju harus bekerja keras, para calon pengusaha dan pengusaha tidak boleh asal-asalan. Mereka harus serius menekuni bidang usahanya," kata Anang Sukandar.
Senada dengan Anang, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal S Shofwan, menyatakan dukungan penuh Kementerian Perdagangan terhadap upaya melahirkan usaha mikro kecil (UMK), salah satunya melalui pengenalan peluang usaha waralaba.
"Kementerian Perdagangan memiliki 3 (tiga) fokus program kerja, salah satunya pengembangan pasar dalam negeri. Karena itu, kita ingin barang dalam negeri dan jumlah pengusaha dalam negeri semakin banyak," jelasnya.
Menanggapi tantangan untuk berani menjadi wirausaha, Sukmawati Bachtiar menekankan pentingnya kerja keras dan strategi bisnis yang terarah.