BISNISMARKET.COM - Momen arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan menyaksikan peningkatan signifikan dalam penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat Indonesia. Diperkirakan, sebanyak 23 ribu unit mobil listrik akan turut serta dalam perjalanan pulang kampung tahun ini.
Menyikapi tren elektrifikasi transportasi ini, PT PLN (Persero) telah mengambil langkah proaktif untuk menjamin kelancaran perjalanan para pemudik. Kesiapan infrastruktur pengisian daya menjadi fokus utama PLN dalam mendukung mobilitas tinggi ini.
Secara total, PLN telah menyiapkan infrastruktur pengisian daya yang masif untuk melayani kebutuhan energi mobil listrik selama periode puncak perjalanan tersebut. Total kesiapan ini mencakup jaringan yang membentang luas di tiga pulau utama.
Infrastruktur tersebut berupa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang disebar secara merata di lokasi-lokasi penting. Penempatan strategis ini bertujuan meminimalisir potensi antrean panjang saat pengisian daya.
Disebutkan bahwa PLN telah menyiapkan sebanyak 4.769 unit SPKLU yang siap beroperasi penuh. Jumlah ini merupakan angka signifikan yang menunjukkan keseriusan PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional.
Titik-titik pengisian daya ini tersebar di 3.097 titik strategis yang telah diidentifikasi oleh PLN. Lokasi-lokasi tersebut mencakup jalur utama penghubung antar kota besar di Sumatera, Jawa, hingga Bali.
Kesiapan ini secara eksplisit ditujukan guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengguna mobil listrik selama perjalanan mudik Lebaran 2026 berlangsung. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong adopsi kendaraan hijau.
"PLN menyiapkan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik strategis di seluruh Indonesia guna memberikan kenyamanan pengguna saat mudik Lebaran 2026," ujar perwakilan PLN dalam keterangan resminya.
Penyiapan ribuan SPKLU di jalur-jalur padat seperti tol Trans Jawa dan jalur lintas Sumatera ini diharapkan dapat menghilangkan kekhawatiran pemudik akan kehabisan daya di tengah perjalanan. Ini adalah komitmen PLN terhadap pelayanan energi masa depan.