DEPOK, BisnisMarket.com - Sebuah cerita mengenai kronologi pelecehan KRL Nambo tengah ramai dibicarakan di media sosial setelah seorang penumpang mengaku mengalami tindakan tidak pantas di dalam gerbong kereta.
Pengakuan tersebut dibagikan langsung oleh korban melalui platform Threads. Unggahan itu pun dengan cepat menyebar luas dan memicu perhatian publik.
Korban menyebut bahwa terduga pelaku merupakan seorang pria berinisial FHS yang diduga berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas swasta di Tangerang Selatan.
Berawal dari Perjalanan di Stasiun Tebet
Dalam cerita yang diunggahnya, korban menjelaskan bahwa ia menaiki KRL arah Nambo dari Stasiun Tebet sekitar pukul 20.37 WIB pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Saat itu ia sedang terburu-buru mengejar kereta terakhir menuju Nambo. Di dalam gerbong, korban berdiri tidak jauh dari pria yang kemudian ia tuding sebagai pelaku.
Korban juga sedang berbincang dengan temannya yang berdiri tepat di depannya. Menurutnya, masih terdapat sedikit ruang di sisi kiri mereka meskipun kondisi kereta cukup ramai.
Dugaan Pelecehan Terjadi Saat Kereta Melintas
Korban menjelaskan bahwa dugaan pelecehan di KRL itu terjadi ketika kereta melintas dari kawasan Universitas Pancasila menuju Universitas Indonesia. Peristiwa tersebut disebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat kereta hampir tiba di Stasiun Universitas Indonesia.