BISNISMARKET.COM - Menjelang pertandingan puncak Piala Dunia 2026 yang sangat dinanti antara Argentina dan Spanyol, sebuah momen langka kembali mencuri perhatian publik global. Sebuah foto lawas yang menampilkan Lionel Messi tengah menggendong bayi Lamine Yamal mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Foto yang diambil hampir dua dekade lalu ini membangkitkan gelombang nostalgia publik. Momen intim tersebut memperlihatkan Lionel Messi dengan penuh kasih sayang tengah memandikan seorang bayi mungil di dalam sebuah bak plastik berwarna biru.
Bayi menggemaskan yang terlihat dalam dekapan Messi tersebut tak lain adalah Lamine Yamal. Kini, pemain muda sensasional ini telah menjelma menjadi tulang pungih serangan Timnas Spanyol yang akan berlaga di panggung Piala Dunia kali ini.
Peristiwa ini terjadi di sebuah lokasi yang tidak disebutkan secara spesifik dalam sumber asli, namun konteksnya adalah jauh sebelum Yamal menjadi bintang sepak bola seperti sekarang. Momen ini menunjukkan sisi lain dari seorang megabintang sepak bola dunia yang memiliki kedekatan personal.
Pertandingan final Piala Dunia 2026 dijadwalkan akan digelar di New York-New Jersey Stadium. Kehadiran Messi dan Yamal di final ini menambah narasi menarik, mengingat masa lalu mereka yang kini terkuak kembali.
Koneksi tak terduga antara kedua pemain ini, yang terjalin sejak Yamal masih bayi, kini menjadi sorotan. Momen ini memberikan gambaran tentang bagaimana perjalanan karier sepak bola bisa menghadirkan kejutan dan ikatan emosional yang mendalam.
"Sebuah foto ikonik yang memperlihatkan Lionel Messi bersama Lamine Yamal saat masih bayi mendadak menjadi perbincangan hangat," demikian diungkapkan dalam artikel asli, menyoroti dampak viral dari foto tersebut.
"Momen intim tersebut diambil di dalam sebuah bak plastik berwarna biru, menampilkan sisi lain dari seorang megabintang sepak bola dunia," lanjut artikel tersebut, menjelaskan detail visual dari foto bersejarah itu.
"Bayi yang tampak menggemaskan dalam dekapan Messi tersebut ternyata adalah Lamine Yamal. Kini, Yamal telah menjelma menjadi pemain muda sensasional yang menjadi tulang pungih serangan Timnas Spanyol di panggung Piala Dunia kali ini," demikian kutipan yang menggambarkan transformasi Yamal dari bayi menjadi bintang.