JAKARTA, BisnisMarket.com - Suasana khidmat upacara bendera di salah satu SMP Negeri 1 Selat di Karangasem, Bali, mendadak berubah mencekam. Belasan siswa dilaporkan mengalami kesurupan massal, menciptakan kepanikan dan kebingungan di kalangan guru serta orang tua. Peristiwa luar biasa ini memaksa pihak sekolah mengambil keputusan berat untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar demi menenangkan suasana dan melakukan penelusuran lebih lanjut.

Kejadian Aneh yang Menggemparkan

Tragedi siswa kerasukan atau kesurupan massal ini menurut laopran dari Kompas.com (28/4) terjadi secara bertahap, bukan bersamaan dalam satu waktu. "Terjadi hari Jumat. Sabtu siswa masuk biasa dan tidak ada kejadian. Senin pagi saat siswa datang ada lagi tiga orang siswa yang kesurupan," kata Sikiarta saat dikonfirmasi, Selasa (28/4/2026). Sikiarta menjelaskan lebih lanjut bahwa kejadian tidak berlangsung serentak, melainkan berlanjut secara bertahap, menambah kebingungan dan kekhawatiran di kalangan warga sekolah. Tiba-tiba, satu per satu siswa mulai menunjukkan perilaku aneh, seperti berteriak histeris, meracau tak jelas, hingga kejang-kejang. Dalam waktu singkat, jumlah siswa yang mengalami kondisi serupa terus bertambah, menciptakan pemandangan yang sangat mengkhawatirkan. Para guru dan staf sekolah segera bertindak cepat untuk memberikan pertolongan pertama dan menenangkan para siswa yang kesurupan.

Dampak dan Respons Sekolah

Dilansir dari Kompas.com (28/4), melihat kondisi yang semakin tidak terkendali dan demi keselamatan seluruh siswa, pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar. Keputusan ini diambil untuk memberikan waktu bagi siswa yang terdampak untuk pulih, serta bagi pihak sekolah dan orang tua untuk mencari tahu akar permasalahan dari fenomena aneh ini. Suasana di sekitar sekolah pun menjadi tegang, dipenuhi kekhawatiran dari para orang tua yang berdatangan menjemput anak-anak mereka.

Dugaan Penyebab: Mistis atau Psikologis?

Fenomena gaib berupa kesurupan massal seperti ini seringkali menimbulkan perdebatan mengenai penyebabnya. Sebagian masyarakat meyakini bahwa kejadian ini disebabkan oleh faktor gaib atau mistis, seperti gangguan roh halus yang merasuki tubuh para siswa. Namun, dari sudut pandang ilmiah, para ahli psikologi seringkali mengaitkan kesurupan massal dengan faktor psikologis, seperti sugesti, stres, kecemasan, atau histeria kolektif yang menyebar di antara siswa, terutama dalam lingkungan yang penuh tekanan atau ketegangan.

Salah satu guru yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, "Kami sangat kaget dan prihatin melihat kondisi anak-anak. Kami sudah berusaha menenangkan mereka, tapi sepertinya ada sesuatu yang lebih dari sekadar masalah biasa." Pernyataan ini menggambarkan betapa membingungkannya situasi yang dihadapi oleh pihak sekolah.

Langkah Selanjutnya dan Harapan