BISNISMARKET.COM - Kabar mengejutkan datang dari dunia mode internasional mengenai kondisi keuangan Choupette, kucing kesayangan almarhum maestro mode ternama, Karl Lagerfeld. Kehidupan mewah yang selama ini melekat pada kucing ras Birman tersebut kini dilaporkan menghadapi tantangan serius.

Perlu diingat kembali bahwa Karl Lagerfeld, sebelum meninggal dunia pada tahun 2019, telah menetapkan warisan yang signifikan untuk hewan kesayangannya itu. Keputusan ini bahkan sempat menggeser alokasi dana yang seharusnya diterima oleh beberapa anggota keluarga desainer tersebut.

Dilansir dari Daily Mail, Choupette diketahui menerima warisan awal yang jumlahnya fantastis, diperkirakan mencapai minimal $1,5 juta. Nilai tersebut setara dengan sekitar Rp 26,7 miliar, menjadikannya salah satu hewan peliharaan terkaya di dunia pada masanya.

Selama hidup bersama Lagerfeld, Choupette menikmati standar hidup yang sangat tinggi dan penuh kemewahan. Kucing ini terbiasa mendapatkan fasilitas premium yang tidak dimiliki banyak manusia, termasuk penggunaan jet pribadi dan bahkan memiliki koki pribadi.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan adanya perubahan drastis dalam realitas finansial Choupette. Kucing yang pernah menjadi sorotan media global tersebut kini menghadapi masalah likuiditas yang serius.

Situasi terkini mengindikasikan bahwa Choupette dikabarkan telah mengalami kebangkrutan. Hal ini memaksa kucing tersebut untuk bergantung pada bantuan dan kemurahan hati dari pihak lain untuk pemenuhan kebutuhan hariannya.

Choupette kini dilaporkan harus mengandalkan kebaikan mantan staf rumah tangga Lagerfeld untuk keberlangsungan hidupnya. Ketergantungan ini menjadi kontras tajam dengan statusnya sebagai pewaris miliaran beberapa tahun lalu.

Dilansir dari Daily Mail, perkembangan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengelolaan aset warisan yang ditinggalkan oleh Karl Lagerfeld untuk hewan kesayangannya tersebut.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Jakartahype. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.