BISNISMARKET.COM - Bekerja dari rumah (WFH) sejatinya menawarkan potensi penghematan signifikan dibandingkan bekerja dari kantor, terutama karena terhindarnya biaya transportasi dan makan di luar. Namun, ironisnya, banyak pekerja justru mengalami "kebocoran finansial" selama periode ini.

Realita di lapangan menunjukkan bahwa tagihan listrik melonjak, kebiasaan jajan online meningkat, dan pengeluaran kecil yang tidak terawasi mulai menggerus saldo tabungan. Jakarta, CNBC Indonesia—menyajikan panduan lengkap agar kondisi finansial tetap sehat meski beraktivitas dari rumah.

Salah satu kebocoran biaya tersembunyi terkait WFH adalah peningkatan signifikan pada konsumsi listrik akibat penggunaan perangkat elektronik dalam durasi panjang. Untuk mengatasinya, pengguna diimbau untuk mengaktifkan mode hemat energi pada laptop.

"Mengaktifkan mode Power Saver atau Balanced membantu mengurangi konsumsi daya tanpa mengganggu produktivitas kerja," jelas panduan tersebut. Selain itu, menurunkan kecerahan layar dan menutup aplikasi yang tidak digunakan juga memberikan dampak positif jangka panjang.

Kebiasaan memesan makanan daring menjadi biang keladi pemborosan utama bagi para pekerja yang sedang WFH. Solusi paling efektif adalah kembali ke dapur dan memasak sendiri karena terbukti jauh lebih hemat dan sehat.

Perencanaan menu mingguan atau meal planning tidak hanya mengontrol pengeluaran, tetapi juga memastikan asupan nutrisi terjaga, sekaligus menghindari biaya tambahan seperti ongkos kirim.

Meskipun internet adalah kebutuhan vital, pengelolaannya harus efisien agar tagihan tidak membengkak tanpa kendali. Penggunaan fitur data saver dan memanfaatkan sistem tethering dari ponsel dapat menjadi opsi penghematan yang cerdas.

WFH sering mengaburkan batas antara pekerjaan dan kehidupan sosial, mendorong pekerja untuk tetap nongkrong di luar atau kafe, yang berujung pada peningkatan pengeluaran transportasi dan konsumsi. Disiplin dalam menetapkan batasan kerja di rumah adalah kunci utama kontrol pengeluaran.

Salah satu penghematan energi yang sering terlewat adalah memaksimalkan cahaya alami pada siang hari, sehingga mengurangi kebutuhan menyalakan lampu. Dengan menempatkan meja kerja dekat jendela, suasana kerja menjadi lebih nyaman dan hemat energi.