BISNISMARKET.COM - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta baru-baru ini berhasil mengungkap jaringan narkotika internasional yang beroperasi di wilayah Bali. Operasi ini berfokus pada produksi dan peredaran cairan vape ilegal yang mengandung zat psikoaktif Tetrahydrocannabinol (THC) atau ganja.

Pengungkapan besar ini merupakan tindak lanjut dari penangkapan seorang warga negara Amerika Serikat (AS) sebelumnya. Tersangka dari AS ini ditangkap di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada tanggal 13 April yang lalu.

Setelah penangkapan awal tersebut, pihak kepolisian melakukan pengembangan investigasi secara intensif untuk memetakan jaringan yang lebih luas. Hasil pengembangan ini membawa petugas menuju lokasi produksi rahasia di Pulau Dewata.

Polisi kemudian menggerebek sebuah vila yang berlokasi di Badung, Bali. Vila tersebut ternyata telah disulap menjadi pabrik rumahan ilegal untuk memproduksi cairan vape dengan kandungan ganja tersebut.

Tidak hanya membongkar fasilitas produksi, petugas juga berhasil mengamankan dua orang tersangka tambahan dalam operasi lanjutan. Kedua pelaku baru ini diketahui merupakan warga negara Tunisia.

Penangkapan dua WNA asal Tunisia berinisial GNH dan AEP ini dilaksanakan di wilayah Tabanan, Bali. Penangkapan kedua tersangka tersebut dilakukan pada tanggal 20 April, melengkapi pembongkaran jaringan ini.

Dilansir dari Infotren.id, penangkapan ini menegaskan adanya upaya serius aparat dalam memberantas peredaran narkotika lintas negara yang memanfaatkan modus baru melalui produk vape.

Rangkaian penangkapan ini menunjukkan bagaimana jaringan internasional tersebut memanfaatkan lokasi terpencil di Bali untuk kegiatan produksi ilegal mereka. Hal ini menunjukkan kompleksitas penanganan kasus narkotika saat ini.

"Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil membongkar jaringan narkotika internasional yang memproduksi dan mengedarkan cairan vape mengandung THC (ganja) secara ilegal di wilayah Bali," sebagaimana dikutip dari Infotren.id.