JAKARTA, BisnisMarket.com - Tanpa disadari, ada saja kebiasaan orang tua yang bisa menyebabkan luka hati dan trauma pada anak. Inilah kenapa pentingnya belajar parenting sebelum menjadi orang tua agar bisa mendidik anak dengan baik tanpa ada unsur kekerasan.
Orang tua berperan penting dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Jangan sampai, hanya karena salah berkata atau bertindak anak justru menyimpan trauma tersendiri. Hal ini tentu tidak baik untuk kesehatan mental jangka panjang pada anak.
Kebiasaan Orang Tua yang Berpotensi Menimbulkan Trauma Pada Anak
Sebagai orang tua, Anda harus mengetahui apa saja perilaku atau tindakan yang bisa membuat anak sakit hati, dendam, dan membuat mentalnya terganggu. Berikut penjelasan lengkapnya.
Baca Juga: Jangan Terlena! Ini 5 Ciri-ciri Sandwich Generation yang Mendarah Daging Tanpa disadari
1. Memberikan Kritikan yang Tajam
Orang tua berhak memberikan nasehat kepada anak, namun tentu dengan bahasa yang santun dan tidak melukai hati anak. Apalagi usia anak-anak sangat rentan sekali melakukan kesalahan dari hal kecil hingga hal besar sekalipun. Apabila Anda melakukan kritik dengan cara yang salah maka anak-anak akan melihatnya sebagai ujaran kebencian.
Padahal, seharusnya orang tua menjadi sosok figur yang menjadi contoh untuk anak-anaknya di masa depan. Memberikan kritik secara tajam kepada anak bisa menyebabkan tekanan psikologis yang akan dibawa hingga dewasa nanti. Sehingga, anak akan mengingat ucapan yang Anda berikan tanpa fokus terhadap kesalahan yang dilakukan.