BISNISMARKET.COM - Es krim merupakan salah satu makanan favorit masyarakat. Tidak heran jika banyak merek bermunculan meramaikan pasar. Dari beragam merek es krim yang dapat ditemukan di pasaran, merek Aice, yang berdiri pada tahun 2015, kini menjadi salah satu pemain pemain utama es krim di tanah air.
Berawal dari pasar pertama di Indonesia, Aice terus berkembang pesat dan kini dikenal sebagai salah satu simbol brand tanda pengenal Indonesia di kancah global. Pabrik pertama Aice berdiri di Cikarang, Jawa Barat. Kesuksesan ini mendorong ekspansi lebih lanjut dengan pembangunan pabrik kedua di Mojokerto, Jawa Timur, dan pabrik ketiga di Sei Mangkei, Sumatera Utara. Dari Indonesia, Aice melebarkan sayap ke pasar internasional, mengekspor produk ke Filipina, Vietnam, Thailand, hingga ke Amerika Selatan dan Afrika.
Dari beragam pilihan merek es krim di pasaran, Aice memang unggul dalam beberapa hal, seperti dibuat dari bahan baku pilihan yang telah bersertifikasi halal, serta telah terdaftar dan terakreditasi oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia). Selain itu, seluruh proses produksi Aice telah memenuhi standar internasional dengan sertifikasi keamanan pangan HACCP, yang memastikan bahwa setiap tahap produksi — mulai dari pemilihan bahan hingga distribusi — telah melewati pengawasan ketat untuk menjamin keamanan dan kualitas produk.
Untuk menjaga kualitas terbaik, produk Aice dikembangkan dan dikirimkan melalui sistem rantai pendingin (cold chain) yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Ini berarti, dari pabrik hingga sampai ke tangan konsumen, suhu produk dikendalikan dengan stabil untuk memastikan tekstur, rasa, dan kualitas es krim tetap sempurna hingga sampai ke mulut konsumen.
Aice juga boleh dibilang menjadi merek inovatif yang sukses menghadirkan beragam varian baru. Aice selalu berinovasi bahkan menjadi trendsetter di industri. Portofolio Aice mencakup berbagai kategori es krim—cup, stik, cone, hingga bucket—menjadikan Aice sebagai salah satu merek dengan varian terlengkap di pasar.
Dikenal sebagai “Yang Pertama Selalu dari Aice”, berbagai inovasi produk Aice antara lain; Es krim mochi pertama di Indonesia, kini tersedia dalam 8 varian rasa. Aice Histeria, es krim cake stik mini pertama di Indonesia dengan 3 varian rasa favorit. Berbagai varian rasa buah segar yang sehat seperti Aice Mango Slush (rendah lemak dan rendah gula), Aice Sweet Corn, Aice Jeruk, Aice Semangka, dan lainnya. Varian cup seperti Aice Sundae Cup rasa cokelat dan stroberi yang cocok untuk segala usia. Kategori bucket/ember berukuran 1–8 liter, termasuk varian populer 3-in-1 (vanila, stroberi, cokelat) yang ideal untuk keluarga dan acara.
“Hingga saat ini, Aice telah menghadirkan lebih dari 100 varian produk (SKU) yang disambut antusias oleh konsumen dari berbagai negara. Aice akan terus bergerak, berinovasi, dan membawa semangat kebahagiaan dari Indonesia untuk dunia,” ungkap Sylvana, Senior Brand Manager Aice Group, dalam keterangan resminya, Selasa (17/6/2025).
Saat memasuki pasar Indonesia, Aice dengan cepat dikenal di kalangan masyarakat. Selain produknya yang inovatif dan harganya yang kompetitif, juga berkat strategi marketingnya yang ekspansif menjangkau warung kecil di tengah-tengah masyarakat. Tidak sampai di situ, Aice juga gencar memanfaatkan marketplace.
Menurut Sylvana, Aice mulai hadir di marketplace bahkan sebelum pandemi, namun pemanfaatan kanal ini meningkat secara signifikan selama masa pandemi, saat masyarakat mulai mengandalkan platform digital untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tren tersebut terus berlanjut hingga sekarang, menjadikan marketplace sebagai salah satu saluran yang penting dalam strategi distribusi dan komunikasi brand kami.