Tren kenaikan harga logam mulia di pasar domestik menunjukkan grafik yang sangat signifikan pada awal pekan ini. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam melaporkan lonjakan harga yang cukup drastis bagi para investor. Kondisi ini menjadi sinyal kuat bagi pergerakan aset aman di tengah dinamika ekonomi global saat ini.
Pada perdagangan Senin (2/3/2026), harga emas batangan produksi Antam resmi dipatok di angka Rp3.135.000 per gram. Nilai tersebut menunjukkan penguatan sebesar Rp50.000 jika dibandingkan dengan posisi perdagangan terakhir pada 28 Februari lalu. Kenaikan ini mencerminkan tingginya minat pasar terhadap kepemilikan emas di tanah air yang terus meningkat.
Tidak hanya harga jual, nilai pembelian kembali atau buyback oleh Antam juga mengalami penyesuaian yang serupa. Saat ini, harga buyback berada di level Rp2.914.000 per gram bagi masyarakat yang ingin menjual kembali koleksi logam mulianya. Angka ini mencatatkan pertambahan sebesar Rp50.000 dibandingkan dengan posisi pada penutupan akhir pekan sebelumnya.
Pergerakan positif di pasar domestik ini sejalan dengan kondisi harga emas dunia yang juga terpantau merangkak naik. Pada pukul 08:01 WIB pagi tadi, harga emas di pasar spot tercatat menguat sekitar 0,92 persen. Komoditas berharga ini kini diperdagangkan pada level US$5.327,17 per troy ons di pasar internasional menurut data Bloomberg Technoz.
Sebelum mencapai angka tersebut, harga emas dunia dikabarkan sempat menyentuh kenaikan di atas satu persen. Fluktuasi yang cenderung meningkat ini memberikan tekanan positif bagi harga emas batangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Para pelaku pasar terus memantau pergerakan ini dengan seksama untuk mengambil langkah investasi yang tepat.
Lompatan harga sebesar Rp50.000 dalam waktu singkat merupakan fenomena yang menarik perhatian banyak kalangan. Perbandingan harga dengan akhir Februari menunjukkan betapa cepatnya nilai logam mulia ini berakselerasi di pasar terbuka. Hal ini menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai yang semakin diminati oleh masyarakat luas sebagai proteksi kekayaan.
Kenaikan harga emas Antam yang kini melampaui angka Rp3,1 juta per gram menandai babak baru dalam investasi logam mulia. Investor diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas harga yang mungkin terjadi di masa mendatang akibat sentimen global. Secara keseluruhan, tren penguatan ini mempertegas posisi emas sebagai aset yang tangguh di tengah ketidakpastian ekonomi.
Sumber: Bloombergtechnoz