JAKARTA, BisnisMarket.com - Hari Raya Waisak, peringatan penting bagi umat Buddha sedunia, akan jatuh pada Minggu, 31 Mei 2026, menandai tahun 2570 Era Buddha (BE). Meskipun memiliki inti spiritual yang sama, perayaan Waisak di berbagai negara diwarnai oleh tradisi budaya lokal yang khas.

Secara umum, umat Buddha di seluruh dunia menyambut hari suci ini dengan mendatangi vihara atau kuil sejak sebelum fajar. Mereka akan mengibarkan bendera Buddha sambil melantunkan pujian kepada Tiga Permata Suci: Buddha, Dharma (ajaran Buddha), dan Sangha (komunitas biksu).

Berikut adalah enam ragam tradisi perayaan Waisak yang menarik di berbagai belahan dunia:

1. Tiongkok: Ritual Yufojie
Sebagai negara dengan populasi pemeluk Buddha terbesar, Tiongkok merayakan Waisak dengan ritual khusus bernama Yufojie. Umat Buddha memandikan patung Buddha, khususnya patung bayi Buddha, dengan menuangkan air wangi yang telah diberkati di atasnya.

2. Jepang: Kuil Bunga Musim Semi
Di Jepang, perayaan Waisak sering bertepatan dengan musim semi. Tradisi uniknya adalah pembangunan replika kuil yang dihiasi dengan bunga-bunga musim semi. Patung Buddha kemudian ditempatkan di atas replika tersebut. Selain itu, umat juga memandikan patung Buddha menggunakan ama-cha, minuman herbal yang terbuat dari bunga hortensia.

3. Korea Selatan: Dekorasi Lampion dan Festival Lentera Teratai
Kuil-kuil Buddha di Korea Selatan dihiasi dengan dekorasi lampion berwarna-warni saat Waisak. Selain itu, berbagai permainan tradisional Korea, tarian topeng, dan pertunjukan akrobatik turut memeriahkan suasana. Puncak perayaan adalah pawai lentera yang dikenal sebagai Festival Lentera Teratai, sebuah tradisi yang telah berlangsung lebih dari 1.200 tahun sejak masa Dinasti Goryeo dan Joseon.

4. Nepal: Pakaian Putih dan Kheer
Sebagai tanah kelahiran Sang Buddha Siddharta Gautama, Nepal memiliki tradisi mengenakan pakaian serba putih saat Waisak untuk bersembahyang di kuil, termasuk di tempat ikonik seperti Monkey Temple. Umat Buddha Nepal juga lazim menyantap kheer, sejenis bubur manis atau puding beras, sebagai bagian dari perayaan.

5. Sri Lanka: Festival Cahaya
Perayaan Waisak di Sri Lanka dikenal sebagai Festival Cahaya. Perayaan ini melibatkan dapur umum, pemasangan lentera yang indah, serta pembangunan panggung bambu yang menampilkan lukisan besar berisi kisah-kisah kehidupan Buddha.

6. Thailand: Qian Tian di Kuil
Thailand, dengan mayoritas penduduknya memeluk agama Buddha (94,6% pada 2018), menjadikan Waisak atau Visakha Bucha Day sebagai hari yang sangat penting. Umat berdatangan ke kuil-kuil, seperti Wat Phra Kaew, untuk beribadah. Mereka akan melakukan ritual berjalan mengelilingi kuil sebanyak tiga kali sambil membawa lilin, sebuah praktik yang dikenal sebagai qian tian.