Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan pertama Maret 2026 dengan rapor merah yang cukup dalam. Pada penutupan perdagangan Senin (2/3/2026), indeks terpangkas hingga 2,66 persen dan mendarat di level 8.016,8. Penurunan signifikan ini menjadi perhatian besar bagi para pelaku pasar yang menanti arah pergerakan hari ini.
Pergerakan indeks sepanjang hari kemarin menunjukkan tekanan jual yang sangat masif sejak pembukaan. IHSG sempat menyentuh level tertinggi di angka 8.133,6 pada sesi pagi sebelum akhirnya terus merosot. Kondisi berakhir tragis saat indeks menutup hari tepat di posisi terendahnya yakni 8.016,8 secara intraday.
Sektor konsumen non-primer menjadi beban terberat bagi laju indeks dengan koreksi tajam mencapai 7,59 persen. Tak ketinggalan, saham-saham di sektor perindustrian dan properti juga turut menyeret IHSG ke zona merah. Kedua sektor tersebut masing-masing mengalami pelemahan sebesar 5,95 persen dan 4,13 persen.
Berdasarkan data perdagangan, mayoritas emiten di Bursa Efek Indonesia gagal mempertahankan performa positifnya. Tercatat sebanyak 671 saham mengalami pelemahan harga yang cukup signifikan sepanjang sesi berlangsung. Sementara itu, hanya ada 108 saham yang mampu menguat dan 41 saham lainnya tertahan di posisi stagnan.
Aktivitas transaksi di lantai bursa didominasi oleh aksi jual massal dengan volume mencapai 56,6 miliar saham. Total nilai transaksi yang dibukukan pada perdagangan kemarin menembus angka Rp29,83 triliun. Frekuensi perdagangan pun terpantau sangat tinggi dengan total kejadian mencapai 3,65 juta kali diperjualbelikan.
Bloomberg Technoz melaporkan bahwa situasi pasar saat ini mencerminkan sentimen negatif yang cukup kuat di kalangan investor Jakarta. Penurunan tajam ini menghapus sebagian besar keuntungan yang sempat diraih indeks pada periode sebelumnya. Para analis kini mulai memetakan ulang strategi rekomendasi saham untuk perdagangan Selasa ini.
Para investor diharapkan tetap waspada dalam mencermati dinamika pasar yang masih fluktuatif pasca koreksi dalam tersebut. Rekomendasi saham untuk hari ini, 3 Maret 2026, akan sangat bergantung pada kemampuan indeks menjaga level psikologisnya. Diversifikasi aset menjadi kunci utama dalam menghadapi ketidakpastian tren di bursa domestik saat ini.
Sumber: Bloombergtechnoz