JAKARTA, BisnisMarket.com – Bagi sebagian besar remaja, malam hari sering kali menjadi waktu yang paling "hidup". Mulai dari menyelesaikan tugas sekolah yang menumpuk, bermain game online, hingga berselancar di media sosial (scrolling) tanpa henti. Alhasil, tidur di jam 2 atau 3 pagi kini dianggap sebagai hal yang lumrah.

Namun, di balik pembawaan yang santai tersebut, tubuh remaja sebenarnya sedang mengirimkan sinyal bahaya. Masa remaja adalah fase krusial di mana tubuh dan otak mengalami perkembangan yang sangat pesat. Memotong waktu tidur secara konsisten sama saja dengan menyabotase pertumbuhan tersebut.

Berikut adalah beberapa bahaya nyata yang mengintai remaja yang hobi begadang:

1. Menurunkan Prestasi Akademik di Sekolah

Otak membutuhkan tidur yang cukup untuk melakukan proses konsolidasi memori—yaitu menyaring dan menyimpan informasi yang dipelajari sepanjang hari.

Efek Begadang: Remaja yang kurang tidur akan kesulitan fokus, mudah mengantuk di kelas, dan mengalami penurunan daya ingat. Jangan heran jika nilai ujian perlahan merosot akibat otak yang kelelahan.

2. Bad Mood dan Ketidakstabilan Emosi

Pernahkah Anda melihat remaja yang sangat sensitif, mudah marah, atau justru terlihat lesu sepanjang hari? Kurang tidur memiliki dampak langsung pada amigdala, bagian otak yang mengatur emosi. Begadang secara kronis meningkatkan risiko gangguan kecemasan (anxiety) hingga depresi pada usia muda.

3. Kekacauan Hormon dan Masalah Kulit (Jerawat)