BISNISMARKET.COM - Harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan ketahanan posisi pada awal pekan ini, tepatnya Senin, 1 Juni. Stabilitas ini memberikan kepastian bagi para investor dan calon pembeli logam mulia di pasar domestik.
Pemantauan dilakukan pada laman resmi Logam Mulia Jakarta pada pukul 09.07 WIB. Hasilnya mengindikasikan bahwa tidak ada pergerakan harga yang signifikan dibandingkan dengan sesi perdagangan sebelumnya.
Harga jual emas Antam tercatat tetap berada di angka Rp2.799.000 untuk setiap gramnya pada hari tersebut. Angka ini menunjukkan konsistensi dengan patokan harga penutupan hari Sabtu, 30 Mei sebelumnya.
Kejutan Paris: J.Lo Pamer Kemewahan di Perayaan Ulang Tahun ke-57 dengan Tiga Busana Megah
Sementara itu, kebijakan harga beli kembali atau buyback emas oleh Antam juga mempertahankan level yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi pasar emas cenderung tenang pada awal minggu ini.
Harga buyback tercatat stabil di posisi Rp2.609.000 per gram. Konsistensi harga jual dan beli kembali ini menjadi perhatian utama bagi para pelaku pasar yang memantau pergerakan investasi emas.
Perlu diketahui bahwa stabilitas harga ini juga memiliki implikasi terhadap kepatuhan pajak yang berlaku bagi transaksi emas batangan di Indonesia. Implikasi pajak terbaru selalu menjadi poin penting yang harus diperhatikan oleh pembeli dan penjual.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, penetapan harga ini mencerminkan kondisi penutupan perdagangan sebelumnya yang terjadi pada hari Sabtu. Kondisi ini menunjukkan minimnya gejolak harga dalam beberapa hari terakhir.
"Harga jual emas Antam tercatat tetap berada di angka Rp2.799.000 untuk setiap gramnya," demikian disebutkan dalam informasi resmi yang dirilis oleh Antam pada pagi hari tersebut.
Lebih lanjut, mengenai transaksi sebaliknya, informasi tersebut juga mengonfirmasi bahwa "Harga buyback tercatat stabil di posisi Rp2.609.000 per gram," merujuk pada kebijakan pembelian kembali emas oleh perusahaan.