LONDON, BisnisMarket.com – Jagat media sosial internasional kembali dihebohkan dengan spekulasi liar mengenai keyakinan penguasa Britania Raya, Raja Charles III.

Sebuah narasi yang mengeklaim bahwa sang Raja telah resmi memeluk agama Islam mendadak viral setelah potongan video kuno kunjungannya ke sebuah madrasah kembali mencuat di platform TikTok dan X (sebelumnya Twitter) pada awal April 2026.

Awal Mula Rumor Muncul

Isu mengenai ketertarikan Raja Charles III terhadap Islam sebenarnya bukanlah hal baru. Rumor ini kembali "meledak" setelah sebuah akun anonim mengunggah video manipulasi AI yang memperlihatkan sang Raja mengenakan pakaian tradisional Timur Tengah dengan narasi "Pengumuman Rahasia dari Istana Buckingham".

Namun, para pakar sejarah kerajaan menyebut bahwa rumor ini sering kali disalahpahami dari sikap filosemitisme dan kekaguman sang Raja terhadap arsitektur serta nilai-nilai spiritual Islam yang telah ia tunjukkan selama puluhan tahun.

Fakta Kedekatan Sang Raja dengan Islam

Meskipun Istana Buckingham secara tegas menyatakan bahwa Raja Charles III tetap memegang gelar "Defender of the Faith" (Pembela Iman) sebagai kepala Gereja Anglikan Inggris, tidak bisa dimungkiri bahwa ia memiliki hubungan yang sangat erat dengan dunia Muslim:

Pelindung Oxford Centre for Islamic Studies: Sejak tahun 1993, Charles telah menjadi pelindung pusat studi ini dan sering memberikan pidato yang memuji kontribusi Islam terhadap ilmu pengetahuan dan lingkungan.

Belajar Bahasa Arab: Sang Raja diketahui pernah mempelajari bahasa Arab agar dapat membaca Al-Qur'an dalam bahasa aslinya untuk memahami teologi secara mendalam.