BISNIS MARKET- Pada Kamis (22/01/2026), salah atu madrasah unggulan Indonesia yakni MAN 2 Mataram menyelenggarakan sosialisasi bimbingan untuk Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) untuk seluruh kelas XII.

Saat ini, jumlah kelas XII di MAN 2 Mataram sebanyak 481 orang yang terbagi menjadi 14 rombongan belajar (rombel).

Dalam kegiatan sosialisasi bimbingan mengikuti UTBK, seluruh siswa kelas XII MAN 2 Mataram juga akan mendapatkan pendampingan dalam memiliki perguruan tinggi dan program studi yang akan diambil.

Untuk mewujudkan kegiatan sosialisasi bimbingan UTBK ini, MAN 2 Mataram melalui Waka Akademik, H.Lalu Ahmad Fahruddin, M.Pd., beserta tim menggandeng RUANG BELAJAR sebagai rekanan.

Dalam kegiatan bimbingan dan pendampingan masuk perguruan tinggi ini akan diberikan oleh "Ruang Belajar" dan akan menggunakan model pembelajaran "Blended Learning."

Model pembelajaran Blended Learning adalah metode pendidikan yang menggabungkan antara pembelajaran tatap muka di kelas (konvensional) dengan pembelajaran berbasis online (e-learning).

Biasanya porsi Blended Learning adalah 25% luring(offline) dan 75 % daring (online). Tidak seperti hybrid learning yang melakukan 50 pembelajaran melalui daring, dan 50% melalui luring.

Selama ini banyak yang salah dalam memahami antara Blended Learning dan Hybrid Learning. Kesalahan tersebut adalah terkadang mereka menyamakan dalam implementasinya.

Terkait dengan kegiatan hari ini, Kepala MAN 2 Mataram, Sumber Hadi., S.Ag., M.Ag., berkomitmen untuk mendukung suksesnya kegiatan ini. Apalagi bimbingan ini erat kaitannya dengan Asta Protas (8 Program Prioritas) Kemenag RI.