BISNIS MARKET - Pondok Pesantren Lirboyo yang berlokasi di Kediri, Jawa Timur, bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan sebuah institusi Islam yang memiliki sejarah panjang dan pengaruh besar dalam kancah keagamaan dan kebangsaan di Indonesia.
Didirikan pada tahun 1910 oleh KH. Abdul Karim (dikenal juga sebagai Mbah Manab), pesantren ini menyimpan sejumlah fakta menarik yang menjadikannya salah satu yang terbesar dan paling disegani, terutama di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Berikut adalah fakta-fakta menarik seputar Pondok Pesantren Lirboyo:
1. Berawal dari Lirboyo yang jadi 'Sarang Penyamun' kini menjadi Pusat Ilmu
Sebelum berdirinya pesantren, Desa Lirboyo dikenal sebagai daerah yang terpencil dan rawan kejahatan, bahkan disebut sebagai sarang perampok.
KH. Abdul Karim yang hijrah ke desa tersebut atas dorongan mertuanya, kemudian mendirikan surau sederhana pada tahun 1910.
Kehadirannya dan surau tersebutlah yang perlahan mengubah suasana desa yang angker menjadi pusat kegiatan keagamaan dan ketentraman.
2. Pondok Salaf yang Tetap Bertahan
Hingga kini, Lirboyo tetap teguh memegang tradisi pendidikan Salaf (tradisional) dengan fokus utama pada pengkajian mendalam kitab-kitab kuning.