BISNISMARKET.COM - Perubahan mendasar dalam regulasi pertandingan bulu tangkis global telah mendapatkan persetujuan resmi dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Keputusan historis ini disahkan melalui mekanisme pemungutan suara dalam agenda Rapat Umum Tahunan (Annual General Meeting) BWF yang baru saja dilaksanakan.
Keputusan krusial mengenai perubahan sistem penilaian ini ditetapkan di Horsens, Denmark. Lokasi ini dipilih bertepatan dengan penyelenggaraan dua turnamen beregu paling bergengsi, yaitu Thomas Cup dan Uber Cup.
Forum tahunan ini memegang peran vital sebagai wadah pengambilan keputusan penting yang akan menentukan arah dan masa depan olahraga tepok bulu di kancah internasional. Hal ini merupakan langkah strategis yang disetujui mayoritas anggota BWF.
Sistem skor baru yang telah disepakati adalah format permainan yang lebih singkat, yakni mencapai 15 poin. Format ini akan dimainkan dalam skema tiga gim atau best of three games.
Format 15x3 ini secara otomatis akan mengurangi total poin yang dibutuhkan atlet untuk memenangkan sebuah pertandingan. Ini merupakan pengurangan signifikan dibandingkan dengan skema skor sebelumnya yang telah diterapkan selama ini, yaitu sistem 21 poin.
Perubahan ini menandakan adaptasi BWF terhadap tuntutan dinamika pertandingan modern yang diharapkan menjadi lebih cepat dan menarik bagi penonton global. Indonesia sebagai salah satu kekuatan bulu tangkis dunia kini harus segera melakukan persiapan adaptasi menyeluruh.
Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, keputusan ini diambil setelah melalui proses diskusi dan pemungutan suara formal dalam pertemuan tahunan federasi internasional tersebut. Indonesia perlu memetakan strategi baru untuk menghadapi kompetisi di bawah regulasi skor yang baru.
"Keputusan krusial mengenai sistem penilaian baru ini ditetapkan di Horsens, Denmark, bertepatan dengan penyelenggaraan turnamen bergengsi Thomas Cup dan Uber Cup," demikian disebutkan dalam konteks keputusan yang diambil oleh BWF.
"Format ini secara otomatis mengurangi total poin yang dibutuhkan untuk memenangkan sebuah pertandingan dibandingkan dengan sistem sebelumnya yang menggunakan 21 poin," tambah keterangan mengenai implikasi teknis dari perubahan aturan baru tersebut.