BISNISMARKET.COM - AC Milan di bawah arahan pelatih Max Allegri tengah gencar mencari solusi untuk mengembalikan ketajaman lini serang tim menjelang pertandingan penting pekan ke-35 Serie A. Langkah taktis yang kini sedang dipertimbangkan adalah menguji coba kemitraan baru di sektor penyerangan.

Fokus utama dari eksperimen ini adalah mengintegrasikan duet Christopher Nkunku bersama bintang andalan mereka, Rafael Leao, dalam skema menyerang Rossoneri. Perubahan ini diharapkan mampu memberikan dinamika baru yang lebih efektif saat menghadapi lawan.

Pertandingan krusial tersebut dijadwalkan berlangsung di markas Sassuolo, Mapei Stadium, pada hari Minggu mendatang. Kick-off pertandingan akan dilaksanakan pukul 14.00 waktu Inggris atau pukul 15.00 CEST.

Momen ini sangat vital bagi AC Milan untuk mengamankan dan menjaga posisi mereka di papan atas klasemen sementara Serie A Italia. Persaingan di zona atas menjadi semakin ketat memasuki fase akhir musim.

Meskipun mereka berhasil mempertahankan posisi ketiga setelah meraih hasil imbang tanpa gol saat melawan Juventus, terdapat kekhawatiran serius yang menyelimuti kubu Milan. Kekhawatiran tersebut berpusat pada minimnya produktivitas gol dari sektor ofensif tim belakangan ini.

Salah satu dampak dari perubahan strategi ini adalah kemungkinan terlemparnya Christian Pulisic dari posisi reguler di garis depan tim inti. Pulisic kemungkinan akan memulai laga dari bangku cadangan untuk memberi ruang bagi duet baru tersebut.

"AC Milan di bawah asuhan pelatih Max Allegri tengah berupaya menghidupkan kembali daya gedor tim menjelang pertandingan krusial melawan Sassuolo," demikian disebutkan dalam konteks perkembangan taktik tim.

Lebih lanjut, uji coba kemitraan baru ini merupakan respons langsung terhadap tantangan ofensif yang dihadapi klub asal Milan tersebut. Hal ini menunjukkan keseriusan Allegri dalam mencari formula terbaik.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, langkah signifikan yang diambil adalah menguji coba kemitraan baru di lini depan antara Christopher Nkunku dan Rafael Leao. Ini menjadi indikasi kuat bahwa formasi akan mengalami penyesuaian signifikan.