BISNISMARKET.COM - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) menunjukkan performa yang sangat impresif sepanjang tahun 2025, terutama dalam hal pengembangan infrastruktur jaringan generasi kelima. Peningkatan signifikan terlihat pada jumlah total menara BTS yang kini mencapai 225.649 unit. Angka ini merepresentasikan pertumbuhan substansial sebesar 36% jika dibandingkan dengan data tahun sebelumnya (year on year/YoY).

Fokus utama dari ekspansi ini adalah implementasi teknologi 5G yang agresif, sebuah langkah strategis pasca penggabungan antara XL Axiata dan Smartfren. Data menunjukkan bahwa EXCL kini telah mengoperasikan sebanyak 4.864 unit BTS yang didedikasikan khusus untuk layanan 5G. Kontrasnya, pada tahun 2024, perusahaan ini dilaporkan belum mengaktifkan satu pun BTS berteknologi 5G.

Langkah percepatan dalam menggelar infrastruktur 5G ini menggarisbawahi komitmen EXCL untuk memimpin pasar telekomunikasi nasional. Perkembangan ini menjadi indikator penting mengenai bagaimana sinergi pasca-merger mulai membuahkan hasil nyata. Ekspansi ini diproyeksikan akan meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh bagi pelanggan mereka.

Manajemen EXCL secara resmi mengumumkan bahwa integrasi objek jaringan telah berjalan mulus pasca konsolidasi. Total sekitar 34.500 objek jaringan berhasil disatukan dalam upaya mendukung peningkatan permintaan layanan data. Integrasi ini sangat krusial mengingat lonjakan trafik layanan yang tercatat sangat tinggi.

Dampak dari peningkatan kapasitas jaringan tersebut terlihat jelas pada volume penggunaan data oleh pelanggan. Trafik layanan dilaporkan melonjak signifikan, tumbuh mencapai 38% dibandingkan periode sebelumnya. Secara kuantitatif, volume trafik layanan tersebut mencapai angka fantastis, yaitu 14.566 Petabytes sepanjang tahun berjalan ini.

Kecepatan gerak EXCL dalam menaikkan basis BTS dan mengadopsi 5G ini tentu menarik perhatian para analis pasar modal. Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit dalam laporan internal mengenai catatan spesifik dari JP Morgan, akselerasi ini biasanya memicu evaluasi ulang prospek bisnis di masa mendatang. Hal ini menandai babak baru bagi operator telekomunikasi hasil merger tersebut.

Secara keseluruhan, laporan kinerja 2025 ini menegaskan transformasi struktural EXCL pasca merger yang berorientasi pada modernisasi dan kapasitas jaringan. Dengan landasan infrastruktur yang diperkuat, perusahaan ini siap menghadapi persaingan ketat sambil memenuhi kebutuhan data masyarakat yang terus meningkat pesat.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Premium.bisnis. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.